Lima Tim Basket Pro Perebutkan Piala Raja

68
ROSIHAN ANWAR – KORAN BERNAS PIALA RAJA 2018 – Klub Bima Perkasa Yogyakarta menginisiasi turnamen pemanasan Piala Raja 2018 yang akan dimulai 25 – 30 September 2018 di GOR Among Raga Yogyakarta. Turnamen ini akan diikuti lima tim basket profesional.

KORANBERNAS.ID – Klub Bank BPD DIY Bima Perkasa mulai Selasa (25/9/2018) hingga Minggu (30/9/2018) akan menggelar turnamen bola basket Piala Raja 2018 Jogja Istimewa Cup yang memperebutkan trofi dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. Selain Bima Perkasa, dipastikan hadir sejumlah klub basket profesional di Tanah Air.
Klub yang memastikan diri berlaga di antaranya NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga, Garuda Bandung yang ketiganya bermain di Indonesia Basketball League (IBL), dan CLS Knights Surabaya yang bermain di Asean Basketball League (ABL).
Edy Wibowo, owner dari Bima Perkasa saat jumpa pers, Senin (24/9/2018) sore, mengungkapkan, turnamen ini menjadi ajang pemanasan sebelum digelarnya IBL musim 2018/2019 yang akan digulirkan November mendatang.
“Kami terima kasih untuk teman-teman dari CLS, Garuda, Satya Wacana dan NSH yang berkenan ikut. Ini memang baru pertama kalinya Piala Raja diadakan. Tahun depan, saya berharap bisa diadakan lagi dan mengundang seluruh tim (IBL),” kata Edy Wibowo.
Meski telah berupaya mempersiapkan turnamen jauh-jauh hari, namun Edy mengakui tidak semua tim yang diundang dapat berpartisipasi. Pria yang berprofesi sebagai dokter itu menyontohkan, Satria Muda sang juara IBL, yang akhirnya batal turut serta pada turnamen yang digelar di GOR Among Raga itu.
“Saya sudah mengundang semua, tapi karena kemarin ada Asian Games, sejumlah klub bimbang apakah bisa ikut turnamen ini setelah atlet mereka bermain di Asian Games,” tuturnya.
Kepada sejumlah media, saat jumpa pers di GOR Among Raga, Edy menambahkan, turnamen pemanasan yang digelar di Yogyakarta memiliki arti penting. Salah satunya untuk menjaga fokus dan performa para pemain sebelum menghadapi musim sesungguhnya.
“Kenapa kami gelar Piala Raja? Karena jarak antara IBL selesai dengan turnamen selanjutnya cukup panjang. Dengan turnamen ini, kita mengharapkan agar para pemain bisa jaga kondisi,” tambahnya.
Pelatih Bank BPD DIY Bima Perkasa Yogyakarta, Raoul Miguel Hadinoto, menyatakan, turnamen pemanasan tidak hanya dijadikan ajang untuk mencari pemain baru. Namun sebaliknya, Raoul akan menggunakan kesempatan itu untuk menjajal kemampuan pemain baru atau rookie yang akan menjadi tulang punggung klub.
“Pre season kan sebenarnya untuk mencari komposisi yang pas saja untuk kita, jadi dijadikan uji coba untuk mencari komposisi yang bagus,” bebernya.
Sementara itu, Koko Heru Setyo Nugroho, pelatih CLS Knights mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Raja 2018. Hal ini karena CLS sudah setahun belakangan tidak pernah melawan klub-klub IBL akibat berkecimpung di ajang ABL musim lalu.
“Saya sendiri senang dengan adanya turnamen ini. Kita dulu mau ikut Perbasi Cup nggak boleh karena dianggap bukan klub IBL. Nah, kesempatan ini menjadi uji coba bagi skuad lokal kami,” sebutnya.
Keseriusan CLS bisa diperlihatkan dari roster yang dibawa ke Yogyakarta. Klub asal Surabaya itu membawa 12 orang pemainnya atau yang terbanyak jika dibanding tim lainnya, temasuk tuan rumah Bima Perkasa sendiri yang hanya mempersiapkan 10 orang pemain. (ros)

Baca Juga :  Jogja Kota Pertama Audisi SUCA ke-4