Mahasiswa KKN UGM Latih Penanganan Kecelakaan Air

160
Suasana pelatihan penyelamatan korban kecelakaan air dan tenggelam di Curug Dhuwur desa wisata Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. (prasetiyo/koranbernas)

KORANBERNAS.ID — Untuk memberikan bekal tentang penyelamatan korban kecelakaan air dan tenggelam, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Panca Warna selaku pengelola Curug Dhuwur Desa Wisata Bumisari Kecamatan Bojongsari Purbalingga, dilatih cara penanganan pertolongan kedaruratan keselamatan pada korban kecelakaan air.

Adapun pelatih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada (KKN UGM) Yogyakarta, selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22/7/2018).

“Kami menginisiasi kegiatan pelatihan ini, agar pengelola air terjun atau Curug Dhuwur terampil dan paham tentang penyelamatan korban kecelakaan air dan tenggelam. Hal ini sesuai dengan program kami, pengembangan potensi wisata dan seni budaya di lokasi KKN,” ujar Tofik, salah seorang panitia KKN UGM di Desa Bumisari, Minggu (22/7/2018).

Baca Juga :  Jogja Kota Pertama Audisi SUCA ke-4

Pada hari pertama, mereka dilatih materi tentang pertolongan pertama pada kecelakaan dan tenggelam. Sedangkan hari kedua simulasi penyelamatan dan evakuasi korban. Meskipun curug itu cukup ramai dikunjungi wisatawan, namun tidak membuat pelatihan terganggu.

Ketua Pokdarwis Panca Warna Desa Bumisari, Nur Saiwan, mengatakan pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk para pengelola Curug Dhuwur. Sebab mereka perlu dilatih bertindak sigap jika terjadi kecelakaan di lokasi wisata tersebut.

“Sebelumnya, kami bersama pengelola objek wisata air lainnya di Purbalingga juga sudah dilatih penanganan kecelakaan air oleh Jakarta Rescue Wilayah Purwokerto,” katanya. (sol)