Mahasiswa Teknik Perminyakan UP 45 Yogyakarta Juara Tiga LKTI Nasional

250
Tiga mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta, dalam sessi pemaparan paper, saat Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional di PT Badak LNG.(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Kabar menggembirakan datang dari tiga mahasiswa S1 Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta yang sukses meraih prestasi membanggakan dalam perlombaan Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat Nasional.

Mereka adalah Rinaldy Surya Gumilar, Nendri Irawan, dan Aurista Dwi Andriana yang tergabung dalam satu tim dalam perlombaan KTI yang diadakan oleh Badak LNG Full Scholarship Program, PT Badak LNG Bontang Kalimantan Timur (Kaltim).

Saat diumumkan September lalu bahwa Rinaldy dan rekan-rekannya berhasil lolos memasuki babak final dalam lomba dimaksud, mereka merasa begitu girang.

Tapi mereka juga sempat merasa tertekan karena penilaian sementara berada di urutan keempat dari lima peserta yang lolos di babak final tersebut.

Baca Juga :  Sikap Cendikiawan Harus Dipupuk Sejak Dini

Kepada media, ketiganya mengungkapkan, dalam lomba ini mengangkat materi berkait dengan krisis energi.

“Dalam menanggapi krisis energi yang terjadi, pengembangan sumberdaya energi terbarukan dapat menjadi solusi tepat, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Setiap instalasi PLTS terdapat suatu unit alat untuk menyerap dan mengkonversi energi dari sinar matahari menjadi energi listrik yang disebut dengan solar cell. Adapun bahan dari solar cell adalah silicon. Hasil studi lapangan yang dilakukan menunjukkan bahwa limbah geotermal mengandung 99% silica,” ungkap mereka.

Berangkat dari kesadaran akan kayanya bahan silica tersebut di alam, menjadi motivasi mereka untuk mengembangkan karyanya dalam wujud nyata.

Di bawah arahan Dosen Pembimbing Maria Ratih Puspita Lestiyono SSi M.Sc, tercetuslah judul paper mereka “Pengembangan Surya Cell Berbasis Limbah Geotermal”.

Baca Juga :  Mei Latipah, Mahasiswi FBS UNY Juara I Pimnas XXX di Makassar 

Bermodalkan kesiapan mental dan percaya diri yang tinggi Rinaldy dan teman-teman optimis dapat menjuarai perlombaan ini, hingga ketika diumumkan pada 23 November 2017 saat malam penganugerahan.

“Kami memang harus puas di peringkat ketiga. Tapi ke depan kami tentu bisa terus memperbaiki dan berbenah,” kata Rinaldy. (*/SM)