Mahasiswi PKL Dampingi Ibu Hamil

293

KORANBERNAS.ID — Enam orang mahasiswi Diploma 3 Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di wilayah RW 08 Kelurahan Sorosutan Kota Yogyakarta. Kegiatan dimulai 16 Oktober dan berakhir 30 November 2017.

Mereka terdiri dari Yunita Setyana Devi,  Devita Anggun C, Elsa Audina, Desi Isti Kurniawati, Nurmalita Fitriani serta Tusiyani. Sasarannya bidang kesehatan ibu dan anak serta remaja. Mereka juga siap mendampingi ibu hamil, pasangan usia subur, wanita usia subur serta ibu nifas atau usai habis melahirkan.

“Untuk remaja kami akan memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan nanntinya dibentuk Pusat Informasi dan Konseling  (PIK) Remaja,” kata Yunita, Nurmalita serta Elsa menjawab pertanyaan koranbernas.id, Jumat (27/10/2017) siang, di Posko PKL di rumah salah seorang penduduk. Posko menempati rumah warga karena Balai RW sedang direhab.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto Bukan Calon Tunggal

Dengan mengetahui kesehatan reproduksi, diharapkan tidak terjadi pernikahan dini di kalangan remaja. Memasuki jenjang pernikahan, pasangan harus siap alat reproduksinya maupun sisi mental untuk menjadi seorang ibu atau ayah.

Pada Kamis malam, tim KKN mempresentasikan hasil kajiannya selama ini di hadapan sejumlah Ketua RW termasuk Ketua PKK RW 08. Ke depan mahasiswa KKN ini merencanakan pemeriksaan gula darah, kolesterol serta asam urat gratis. Mengingat kegiatan itu mencakup tingkat kelurahan dengan jumlah peserta banyak, maka akan dilakukan sistem kupon.

Menanggapi hasil kajian mereka, Ketua RW 08 RM Santosa Iriyanta SIP merespons baik, sebagai masukan. Para mahasiswi peserta KKN rata-rata sudah semester lima. Mereka memiliki bekal keterampilan menangani partus karena sudah menjalani praktik membantu bidan menangani ibu melahirkan.

Baca Juga :  DPRD Kebumen Putuskan Propemperda 2018

“Awalnya memang takut, tapi lama-lama tidak lagi. Yang pasti jadi semakin hormat kepada ibu mengingat perjuangan saat ibu melahirkan,” kata Yunita. (sol)