MAI Fondation Dampingi Dua Sekolah di Magelang

223

KORANBERNAS.ID – Sebagai bentuk partisipasi membangun sektor pendidikan di negeri ini, lembaga zakat nasional yang berkantor pusat di Jakarta, Mandiri Amal Insani (MAI) Fondation, melaksanakan pendampingan dua sekolah di Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

“Kami memberikan pendampingan, untuk mengangkat prestasi sekolah,” ungkap Abdul Ghofur, Direktur MAI Fondation, Minggu (07/01/2018) di sela-sela acara Public Training, Launching Buku dan Talk Show Sekolah Tuntas, Sekolah Berkualitas di Gedung KPRI Sinar Dwija Borobudur Jalan Balaputra Dewa Km 1 Brojonalan Magelang.

Mandiri Amal Insani Foundation memiliki perwakilan di beberapa daerah, salah satunya Semarang Jawa Tengah, serta memiliki berbagai program di antaranya pengembangan bidang pendidikan.

Saat ini MAI Fondation memiliki 3.600 muzaki tetap. “Kami diaudit secara internal dan eksternal dan secara syariah. Kita punya Dewan Syariah untuk menentukan penerima manfaat. Kita juga membantu TKI di Hongkong dan Taiwan agar Sukses di Rantau, Mandiri di Negeri Sendiri,” kata Abdul Ghofar.

Di Magelang sendiri, MAI Fondation mendampingi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif di Desa Kenalan serta SD Muhammadiyah di Desa Candirejo.

Baca Juga :  Serda Arifin Praktikkan Terapi Ramuan Banyu Urip
Launching buku Guruku Tersayang di Gedung KPRI Sinar Dwija Borobudur Magelang, Minggu (07/01/2018). (dwi suyono/koranbernas.id)

Tampak hadir dalam acara itu, Irwan Suryanta selaku Kepala Divisi Pengelolaan Kawasan dan Kemitraan TWC Borobudur, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Drs H Khudaifah M Pdi serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Drs Haryono MPd.

Dalam sambutannya di hadapan 500-an guru, Khudaifah maupun Haryono menyampaikan apresiasi positif atas peran MAI Fondation yang selama ini memfasilitasi peningkatan kualitas para guru di wilayahnya. Salah satu kekurangan para guru adalah lemah dalam hal tulis menulis.

Kualitas hidup manusia itu dimulai dari kualitas pendidikan yang dititikberatkan pada pembentukan akhlakul karimah anak didik. Artinya, pintar dan berakhlak itu harus seiring sejalan. Dan yang paling penting adalah guru harus berkualitas sebab kurikulum dan sarana prasarana (sarpras) hanyalah benda mati.

Sebagai gambaran, di Kabupaten Magelang terdapat 425 lembaga TK swasta (RA dan BA), 410 Madrasah Ibtidaiyah, tujuh di antaranya MI Negeri,  Madrasah Tsanawiyah Swasta dan 5 MTs Negeri serta dua Madrasah Aliyah Negeri dan 16 MA swasta.

Baca Juga :  Kades Terpilih Segera Dilantik

Di sela-sela acara, dilakukan Launching Buku Puisi  Guruku Tersayang, Buku Lembaga Riak Biru di Lautan Amal dan buku kumpulan cerpen Program Gerakan Santri Menulis berjudul Mahkota Surga dan Bintang-Bintang Pesantren, Binaan Mandiri Amal Insani Foundation (Penyunting Pipit Senja,  Zainal Umuri & Imam).

Adapun Public Training Sekolah Tuntas Sekolah Berkualitas disampaikan oleh Konsultan Pendidikan Nasional, Zainal Umuri dan Direktur Mandiri Amal Insani Foundation, Abdul Ghofur.

Talk Show  Menulis itu Mudah kali ini menghadirkan narasumber Pipiet Senja, seorang penulis dan coach kepenulisan, Nisaul Fadlilah penulis cerpen Ketika, juara menulis nasional dan juara story telling kota Bogor, Penulis puisi Guruku Tersayang (siswa & guru sekolah Binaan Mandiri Amal Insani Foundation). Sedangkan host  Putri Ardila Mounda, Putri Pariwisata Kota Depok & 1st Hijub Hunt Depok. (sol)