Prof. Dawam Rahardjo Wafat, UP 45 Merasa Kehilangan

1562

KORANBERNAS.ID — Mantan Rektor Universitas Proklamasi (UP) 45, Prof M Dawam Rahardjo wafat, Rabu (30/05/2018) sekitar Pukul 21.35 WIB di RS Yarsi Jakarta Pusat. Jenazah dikebumikan Kamis (31/05/2018) di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata Jakarta Selatan. Almarhum sebelumya disemayamkan di Komplek Billymoon,  Jalan Kelapa Kuning III Blok F 1 No. 2, Duren Sawit Jakarta Timur.

Almarhum lahir di Solo, Jawa Tengah, 20 April 1942. Dawan merupakan alumni Fakultas Ekonomi UGM (1969). Pernah menjadi Pemimpin Jurnal Ilmiah Prisma (1980-1986). Selain itu menjadi Direktur LP3ES (1980-1986).

Dawan juga dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (1993). Pernah menjadi Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Pusat (ICMI) (1995-2000).

Almarhum pernah menjadi Dekan Universitas As Syafi’yah. Direktur Pelaksana Yayasan Wakaf Paramadina (1988-1990), Direktur Pusat Pengembangan Agribisnis (1992) dan Ketua Tim Penasihat Presiden BJ. Habibie (1999) serta Rektor Universitas Islam 45 Bekasi (1994 – 1998). Terakhir menjabat sebagai Rektor UP45 Yogyakarta (2009-2017).

Sangat Kehilangan

Rektor UP 45 Bambang Irjanto, kepada Koran Bernas mengatakan, keluarga besar Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta merasa sangat kehilangan atas wafatnya Prof. Dawam Rahardjo. “Beliau adalah sosok cendekiawan muslim yang telah menyumbangkan banyak pemikiran bagi kemajuan bangsa Indonesia. Bagi kami, almarhum adalah sosok panutan yang dapat dijadikan teladan bagi seluruh sivitas akademika UP 45,” kata Bambang.

Ia menambahkan, sumbangsih Prof. M. Dawam Rahardjo bagi pengembangan UP 45 cukup besar. Almarhum ikut berjuang mempertahankan dan membangun UP 45. “Kami sangat kehilangan,” ujar Bambang Irjanto. (*/yve)