Margaria Renovasi Rumah Korban Badai Cempaka

132
Jajaran pimpinan Margaria Group bersama Bupati Gunungkidul, Badingah SSos memberikan bantuan korban bencana dalam Peringatan Hari Ibu ke 89 dan BKOW ke 34 di Balaidesa Sariharjo, Tepus, Gunungkidul, Rabu (13/12/2017). (yvestaputu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Margaria Group kembali melakukan aksi peduli kemanusiaan dan bencana yang terjadi di DI Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya melalui program #margariagrouppeduli dengan melakukan penyerahan bantuan korban terdampak bencana.

Rangkaian penyerahan bantuan yang menjadi salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Margaria Group ini secara simbolis bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu ke 89 dan HUT BKOW DIY ke 34 yang dipusatkan di Balaidesa Sariharjo, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul, Rabu (13/12/2017).

Dyah Suminar SE, owner dari Margaria Group mengatakan, bantuan senilai Rp 30 juta diperuntukan bagi pembangunan rumah warga terdampak bencana dan di Kecamatan tepus.

Baca Juga :  Agar Anak Punya Cita-cita Naik Haji

Terdapat tiga warga dari 2 dusun dari Desa sariharjo yang menerima bantuan renovasi rumah warg, masing-masing menerima bantuan senilai sepuluh juta rupiah.

“Kami berharap dengan bantuan tersebut semoga bermanfaat untuk membangun atau memperbaiki kembali rumah yang rusak. Jangan sampai bantuan digunakan untuk keperluan lain,” papar Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Provinsi (BKOW) DIY.

Selain penyerahan bantuan renovasi rumah, Margaria Group juga turut serta dalam rangkaian kegiatan HUT BKOW tersebut. Diantaranya dengan menggelar bazaar sandang dan sembako murah bagi warga setempat.

Bupati Gunungkidul, Badingah SSos mmemberikan apresiasi sebesar-besarnya pada BKOW DIY dan Margaria Group dalam program tersebut.

“Gunungkidul baru saja mendapat musibah namun bisa ditangani dengan baik, pariwisata sudah dibuka kembali dengan kerjasama banyak pihak,” ungkapnya.

Baca Juga :  "Surat Cinta untuk Starla" Menyapa Jogja

Badingah mendorong semua masyarakat Gunungkidul untuk bangkit dari bencana, termasuk dalam bidang pariwisata. Dengan demikian diharapkan tahun-tahun selanjutnya akan semakin banyak wisatawan, baik lokal maupun wisatawan mancanegara untuk datang ke DIY.

“Hidup dari keterpurukan harus dijalani dengan ikhlas, namun harus bangkit untuk menuju kemakmuran yang mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.(yve)