Masih Banyak BUM Des Tak Sehat Di Kulon Progo

391

KORAN BERNAS.ID  WATES – Sampai tahun ini, di Kulonprogo baru ada 22 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang masuk katagori sehat, selebihnya sebanyak 67 Bumdes harus mendapat pembinaan lebih lanjut

Hal tersebut terungkap dalam pemberian apresiasi bagi Bumdes yang dinilai berprestasi, Senin (24/7) siang, di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulon Progo. Kasubbag Koperasi UMKM Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu pada Bagian Administrasi dan Perekonomian Setda Kulonprogo, Pratiwi Ngasaratun menyatakan,  pemberian apresiasi  dilakukan penilaian terhadap seluruh BUM Desa selama satu tahun.

Penilaian pada 2016 telah dilaksanakan dalam empat tahap, antara lain dengan kuesioner, penilaian kesehatan, serta penilaian kinerja BUM Desa seperti dari perspektif keuangan, konsumen, dan bisnis internal.

“Untuk tahap pertama ada 12 indikator, dari 87 kuesioner yang kami kirimkan kepada 87 BUM Desa, yang mengembalikan ke kami 45 BUM Desa atau 51,7%. Sedangkan tahap kedua penilaian kesehatan, didapat 22 BUM Desa yang berkategori sehat,” kata Pratiwi.

Baca Juga :  Menauladani Semangat Gotong Royong, Ini Yang Dilakukan Amartha

Tujuan pemberian  apresiasi tersebut, sebagai bagian proses monitoring dan evaluasi serta evaluasi prestasi dan kinerja BUM Desa Binangun se-Kabupaten Kulonprogo. Selain itu juga memberikan penghargaan sekaligus memotivasi BUM Desa dalam meningkatkan pengelolaan dan kinerja lembaganya.

Dalam pelaksanaan Apresiasi BUM Desa Binangun Terbaik 2016 tersebut Dewan Pembina BUM Desa Kabupaten Kulonprogo menetapkan enam BUM Desa berprestasi terbaik. Keenamnya adalah BUM Desa Mitra Agung Kaliagung Kecamatan Sentolo sebagai peringkat terbaik I, BUM Desa Binangun Ngentakrejo Kecamatan Lendah sebagai peringkat terbaik II, dan BUM Desa Binangun Asih Asri Karangsari Kecamatan Pengasih sebagai peringkat terbaik III.

Sedangkan yang masuk  kategori terbaik harapan I diraih BUM Desa Binangun Mitra Sejahtera Janten Kecamatan Temon, peringkat terbaik harapan II diraih BUM Desa Binangun Jati Unggul Jatirejo Kecamatan Lendah, dan peringkat terbaik harapan III diraih BUM Desa Binangun Artha Mandiri Pagerharjo Kecamatan Samigaluh.

Apresiasi juga diberikan untuk kategori penasihat BUM Desa terbaik tahun 2016 yakni Kepala Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah, pengawas BUM Desa Binangun berkinerja terbaik (Pengawas BUM Desa Artha Guna Mandiri Sukoreno Kecamatan Sentolo), Direktur BUM Desa berkinerja terbaik (Direktur BUM Desa Mitra Sejahtera Janten), BUM Desa dengan penanganan kredit macet terbaik (BUM Desa Mitra Agung Kaliagung), dan BUM Desa dengan kinerja modal terbaik (BUM Desa Ngentakrejo).

Baca Juga :  Bertemu dengan Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga, Pemilik UD Laris Ini Tergugah Semangatnya

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Endang Purwaningrum mengatakan, dalam arah pembangunan Kulonprogo ke depan, ada beberapa isu strategis yang perlu diperhatikan. Antara lain pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan Bedah Menoreh sebagai bagian dari pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta pembangunan Kawasan Industri.
“BUM Desa diharapkan mampu menangkap momentum  pembangunan bandara sebagai peluang dalam memajukan dan mengembangkan desanyamelalui perekonomian. Tujuannya untuk keejahteran maasyarakat,” ungkapnya.

Endang memberi contoh agar ada usaha  bisnis persewaan, gedung pertemuan, ruko desa,  pasar desa, usaha bersama desa wisata dan lainnya. (ros)