Masyarakat Ekonomi Jogja Dukung NYIA

119
Deklarasi Dukungan Masyarakat Ekonomi Yogyakarta terhadap NYIA di XT Square, Senin (16/08/208).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Komunitas Ekonomi Yogyakarta bersepakat mendukung pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Kebijakan pengembangan jalur transportasi udara tersebut dinilai efektif untuk mengatasi masalah kepadatan lalu lintas udara sekaligus meningkatkan perekonomian DIY.

“Kepadatan transpotasi udara memang harus diurai di bandara yang memiliki kapasitas lebih luas,” ungkap Deklarator dan pemrakarsa Petisi dukungan Masyarakat Ekonomi Jogja Istimewa terhadap Bandara Kulon Progo, Indro Kimpling Suseno di XT Square, Senin (16/08/208).

Pernyataan Deklarasi oleh Masyarakat Ekonomi Yogyakarta tersebut dihadiri para deklarator lainnya yang sebagian besar organisasi penggiat ekonomi di DIY. Direksi Angkasa Pura 1 yang diwakili Direktur Utama Faik Fahmi dan direksi lainnya turut hadir dan menerima pernyataan deklarasi tersebut.

Baca Juga :  Kunci ‘Cemanthel’, Motor pun digondol

Menurut Indro, pembangunan infrastruktur, termasuk bandara sangat berpengaruh pada pengembangan dunia pariwisata. Sementara di DIY, pariwisata menjadi salah satu pemasok pendapatan daerah yang cukup besar.

Karenanya keberadaan bandara baru di Kulonprogo tersebut maka sedikit banyak akan berpengaruh pada peningkatan perekonomian di DIY. Apalagi NYIA merupakan salah satu bandara ‘masterpiece’ yang dibangun dan dikelola PT Angkasa Pura 1 (Persero).
Indro berharap persoalan proses pembebasan tanah di areal yang akan dibangun bandara bisa segera diselesaikan, termasuk warga yang meminta ganti rugi meski harga sudah dikonsinyasi PT Angkasa Pura 1 sudah tinggi dari nilai jual awalnya.

“Angkasa pura bukan developer yang cari untung namun agen pembangunan, jadi seharusnya didukung. Apalagi semua semua upaya sudah dilakukan bagi warga terdampak, mulai dari rumah gratis oleh pemkab kulonprogo,” tandasnya.

Baca Juga :  Calon Peserta Kapal Pemuda Nusantara Ikuti Seleksi

Sementara Direktur Utama PT Angkasapura I Faik Fahmi mengungkapkan dukungan tersebut menjadi penyemangat mereka untuk mempercepat pembangunan NYIA.

“NYIA merupakan proyek yang akan membuat Yogya lebih baik lagi. Semoga proses pembangunannya lancar sesuai target yang telah kita rencanakan,” jelasnya.

Faik menambahkan, PT Angkasa Pura terus menyelesaikan persoalan pembebasan tanah bagi 31 warga terdampak yang masih bertahan di lokasi. Mereka berkoordinasi dengan berbagai stakeholder termasuk Kapolda DIY agar secepatnya menyelesaikan masalah tersebut.

“Untuk konstruksi sebenarnya sudah sesuai dengan yang kami targetkan, April 2019 target sudah bisa digunakan. Fasilitas seminimal mungkin, kira-kira 40-50 persen,”imbuhnya.(yve)