Mau Sehat? Makanlah Pisang

269
Camat sedayu Drs Fauzan Muarifin memimpin gerakan makan pisang bersama saat launching Dusun Siaga Sundi Kidul, Desa Argorejo, Sedayu, Minggu (05/11/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Camat Sedayu Drs Fauzan Mu’arifin secara resmi meluncurkan Dusun Siaga Sundi Kidul, Desa Argorejo,Kec Sedayu, Minggu (5/11/2017 siang. Peluncuran ditandai dengan pengguntingan buntal pita, penandatanganan deklarasi serta gerakan makan pisang yang diikuiti pula oleh Bhabinkamtibmas Desa Argorejo, Bripka Murdiyanto, Dukuh Sundi Kidul Kusdi, mahasiswa KKN dari Universitas Alma Ata, tokoh masyarakat setempat dan ratusan tamu undangan lain.

Kusdi mengatakan sejak dilantik September lalu, berbagai program bagi kepentingan masyarakat telah dipersiapkan. Salah satunya adalah penyiapan dusun siaga yang kemudian dilakukan peluncuranya oleh Camat Seedayu. Pembentukan dusun siaga bekerjasama dengan Puskesmas Sedayu II,Universitas Alma Ata, Polsek Sedayu, Koramil Sedayu, Pemerintah Kecamatan Sedayu dan Pemerintah Desa Argorejo.

“Dalam Dusun Siaga ini banyak hal yang dilakukan. Diantaranya gemar mengkonsumsi buah dan tidak merokok pada sembilan titik yang kita sepakati bersama,” kata Kusdi. Diantaranya di tempat ibadah, di rumah yang ada anak kecilnya, di pertemuan warga, di fasilias umum, di lingkungan pendidikan dan tempat lainnya. “Untuk RT yang sudah menyatakan siap adalah RT 30,”kata Kusdi.

Baca Juga :  Sleman Pertahankan Swasti Saba Wistara

Selain itu juga diterapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Hal lain yang menjadi perhatian kita adalah mengenai pengelolaan sampah. Dalam waktu dekat kami berharap bisa membuat Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Nah, secara berkala sampah tersebut akan diambil petugas. Dengan demikian sampah kami harapkan tidak akan menjadi persoalan lagi di masa mendatang,” katanya.

Semua warga yang berjumlah 686 jiwa juga melakukan tes golongan darah. Dengan demikian akan mempermudah seandainya ada warga yang membutuhkan transfusi karena kondisi darurat, mengingat daftar golongan darah sudah tersusun di pedusunan.

“Kami juga siapkan ambulan dusun. Sudah ada 4 mobil milik warga yang siap dijadikan ambulan selama 24 jam,”kata Kusdi.

Baca Juga :  Polisi Awasi Genk Remaja

Hal ini tentu akan mempermudah seandainya ada warga yang akan berobat dan membutuhkan mobil untuk mengantar ke sarana kesehatan.

Sedangkan Camat sedayu mengatakan deklarasi dusun siaga ini diharapkan bisa dilakukan di semua pedusunan yang ada di Sedayu. “Dusun Siaga ini untuk menaikkan derajat kesehatan warga semuanya,” kata Fauzan. Sebelum di Sundi Kidul, diluncurkan juga dudun siaga di Cawan, Desa Argodadi. (yve)