Mbah Surip Senang Rumahnya Berlistrik

Berkat Bantuan Tim Sedayu 86 yang Bergerak Cepat

202
Rumah Mbah Surip sudah berlistrik berkat bantuan dari Tim Sedayu 86 dimotori Camat Drs Fauzan Mu’arifin.  (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Camat Sedayu Bantul Drs Fauzan Mu’arifin kembali membuat terobosan pelayanan bagi keluarga miskin (Gakin) maupun difabel. Kali ini dia membentuk Tim Sedayu 86.

Tim yang berisi jajaran Muspika Sedayu serta mitra terkait itu tugasnya memecahkan berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

“Sejak saya dilantik sebagai camat setahun silam, Tim Sedayu 86 adalah sebuah terobosan, semacam Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengatasi persoalan yang ada. Tim ini bergerak cepat tanpa banyak prosedur yang harus dilalui,” kata Camat Fauzan kepada koranbernas.id.

Di sela-sela kegiatan reses anggota DPRD Bantul di Balai Desa Argodadi, Sabtu (15/09/2018), Fauzan mengatakan Tim Sedayu 86  menerima data persoalan dari berbagai bidang, kemudian mencari solusi termasuk pendanaan yang memungkinkan, baik dari lingkungan pemerintahan ataupun dari pihak swasta.

Terbaru yang dilakukan adalah pemasangan listrik di rumah Trisno Sumarto alias Mbah Surip warga Dusun Dingkikan RT 06 Desa Argodadi.

Dana pemasangan listrik berasal dari uang infak Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY).

“Dusun Dingkikan telah ditetapkan sebagai kampung KB sehingga menjadi priorotas utama penerima bantuan Keluarga Miskin (Gakin),” kata Camat Fauzan.

Di dusun ini diketahui terdapat beberapa KK yang belum teraliri listrik dan menjadi perhatian dari Pemerintah Kecamatan Sedayu termasuk oleh tim reaksi cepat Sedayu 86.

“Kami berharap bisa segera tuntas semuanya dalam waktu dekat,” katanya.

Mbah Surip mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Rumahnya yang selama ini menggunakan lampu minyak kini sudah berlistrik dan kencar-kencar. “Matur nuwun sanget awit bantuanipun,” katanya.

Selain pemasangan lampu, Tim Sedayu 86 juga sudah menyalurkan bantuan kursi roda bagi difabel, pemberian  alat bantu dengar serta pemberian bantuan bagi penyandang masalah sosial lainnya. (sol)