Media Visit ke Koran Bernas, Novotel Wujudkan Kerjasama

280
PR Novotel Hotels and Resort Yogyakarta, Seva Gliska memberikan bingkisan kepada Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Redaksi Koran Bernas dan koranbernas.id, Putut Wiryawan dalam media visit di kantor Koran Bernas, Senin (05/03/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Novotel Hotels and Resort Yogyakarta mengadakan media visit di kantor Koran Bernas, Senin (05/03/2018). Hadir dalam kunjungan ini, Seva Gliska, Public Relations (PR) yang mewakili jajaran manajemen Novotel Hotels and Resort Yogyakarta.

Kunjungan kali ini merupakan salah satu program silaturrahim dan kerjasama dengan berbagai stakeholder, termasuk dengan media massa di Yogyakarta. Sebagai salah satu hotel terbesar di kota pariwisata ini, Novotel memiliki beragam informasi dan program yang bisa dibagikan kepada masyarakat melalui media massa, termasuk Koran Bernas dan koranbernas.id.

Selain itu Novotel juga ingin mengenal lebih dekat Koran Bernas dan koranbernas.id. Diharapkan kerjasama saling menguntungkan kedua belah pihak semakin terwujud.

Baca Juga :  Gunungkidul Jadi Gudang Dalang Wayang Kulit

“Kami membutuhkan suport dan kerjasama dalam berbagai bentuk dengan media massa. Relasi yang bagus perlu dibangun secara bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Seva, Novotel akan mengadakan media gathering. Diharapkan kegiatan tersebut akan semakin mempererat hubungan hotel dengan media massa.

Sementara Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Redaksi Koran Bernas dan koranbernas.id, Putut Wiryawan mengungkapkan, kerjasama antarstakeholder sangat penting untuk meningkatkan peran masing-masing institusi. Koran Bernas sebagai media cetak berkala bersama koranbernas.id sebagai media online dibawah PT Rajawali Siaga berupaya mewarnai dunia media massa di Yogyakarta sejak 17 Juli 2017.

“Dengan mengakomodir berita daerah, komunitas dan nasional dalam berbagai sektor diharapkan media ini dapat ikut berperan serta sebagai pilar keempat bangsa,” imbuhnya.(yve)

Baca Juga :  Penahanan Ajudan Diduga Bermuatan Politis