Mengenaskan, Penambang Tewas Tertindih Bongkahan  Batu

149
Lokasi penambangan yang longsor dan menewaskan seorang penambang setelah tertindih bongkahan batu, Senin (20/11/2017) pagi. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Nasib naas menimpa Fauzan (30) warga Desa Karangkembang, Kecamatan  Alian, Kebumen. Penambang batu ini, hari Senin (20/11/2017) pagi tewas, setelah bongkahan batu yang longsor di tempatnya menambang menindih badannya. Batu seberat 300-an kilogram tiba-tiba saja meluncur dari  atas  tebing setinggi 5 meter dan langsung menindih tubuhnya. Korban tewas seketika di tempat kejadian. Bapak 1 anak ini meninggalkan istrinya yang sedang hamil tua.

Saksi mata Hamidah (36) dan Saminah (72)  mengungkapkan, pagi itu seperti biasa korban bersama Suradi (63) yang tak lain adalah ayahnya dan Achmadi (43) tetangganya menambang batu di tanah milik H Supardi.

Lokasi penambangan sebelumnya digali dengan alat berat. Setelah tidak ditambang dengan alat berat, korban menambang atas seizin pemilik pekarangan itu. Alat menambang yang digunakan hanya linggis dan ganco.

Baca Juga :  Tidak Ada Pembeli Togel Bisa Kaya

Hamidah mengungkapkan, korban Fauzan bersama Achmadi menggali diatas tebing bukit setinggi 6 meteran.  Sedangkan ayahnya berada dibawah. Belum diketahui, penyebab nya, tiba-tiba sejumlah bongkahan batu yang berada diatas tak jauh dari korban menambang, ambrol. Tubuh korban sempat terseret sejauh 5 meter sebelum tertindih bongkahan batu.

“Mungkin ada getaran, suara waktu tebing batu longsor  cukup keras, seperti ada gempa,“ ujar Hamidah.

Saksi saat peristiwa itu terjadi, berada kurang dari 10 meter dari lokasi Fauzan. Hamidah melihat sendiri tubuh korban tertindih batu besar. Sedangkan Achmad sempat  pingsan, meskipun lolos dari longsoran bongkahan batu.  Kemungkinan Achmadi schok, setelah melihat teman kerjanya tertindih bongkahan batu.

Kejadian ini kemudian ditangani Polsek Alian ini. Korban oleh anggota Poslek Alian, setelah dievakuasi dibawa ke  Rumah Sakit Umum dr Soedirman (RSDS) Kebumen untuk di visum et repertum. Korban dimakamkan Senin (20/11/2017) siang, setelah dipulangkan dari RSDS  Kebumen. (SM)

Baca Juga :  Rekonstruksi Batal, Pemeliharaan Jalan Selatan Sulit