Menikmati Lukisan Surealis Mh Chairul

1385
Karya surealis Mh Chairul yang dipamerkan. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Masih dalam suasana HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, seniman Mh Chairul akan memamerkan karya lukisan dan patungnya di Tembi Rumah Budaya pada 25 Agustus – 14 September 2017. Pameran tunggalnya yang bertajuk Sedekah Alam beranjak dari rasa cintanya yang besar terhadap negeri ini.

Lukisan-lukisan surealis Chairul mengangkat kekayaan alam Indonesia dalam metafora berlian, sebagai manifestasi rasa syukur dan optimisme. Rasa syukur atas karunia Tuhan terhadap Indonesia, serta rasa optimistis atas masa depan Indonesia.

“Indonesia memiliki banyak bukti peradaban tertua. Dengan modal itu, Indonesia akan terus tumbuh menjadi bangsa yang besar. Nusantara menjadi bukti dari bersatunya banyak suku dan raja, dengan mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” kata Chairul, Kamis (24/08/2017).

Baca Juga :  Ini Cara Seniman Banyumas Membingkai Nusantara

Menurut dia, inilah saatnya para satria harus bangkit, yaitu satria-satria yang tersembunyi, satria piningit yang pantang menyerah mengorbankan hidupnya untuk sesama, satria pemberani yang berjuang menegakkan nilai kebenaran, mempertahankan keutuhan alam sebagai bukti dari kasih sayang Tuhan Yang Maha Pencipta.

“Jadikanlah pandangan hati kita yang indah seindah kilauan mata intan berlian. Atau seperti keindahan batu hajar aswad yang penuh rasa cinta,” ungkapnya.

Seniman kelahiran 1964 ini  yakin, akumulasi hasil kejujuran makhluk Tuhan dari generasi ke generasi akan diserahkan sebagai sedekah untuk kita semua.

Chairul adalah alumni Sekolah Seni Rupa Indonesia (sekarang SMSR) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Berulang kali ia meraih penghargaan, antara lain PratithaAdhi Karya Batik Lukis Yogyakarta (1986), dan nominasi Philip Morris Art Award Jakrta (1995). Sejak tahun 2015 ia kembali aktif berkarya dan berpameran.

Baca Juga :  Mengenal Bagong Lewat Ruang Waktu

Dijadwalkan, para pecinta seni dapat menikmati karya-karya Chairul mulai Jumat (25/08/2017) pukul 19:00 bersamaan dengan pembukaan pameran oleh budayawan Sindhunata serta dimeriahkan Bregada Prajurit Bugisan. (*/ato/sol)