Menikmati Pasir Putih Pantai Gesing

632
Pasir putih Pantai Gesing Gunungkidul. (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Di sebuah pondok kecil terlihat beberapa nelayan sibuk menyulam jaring yang rusak. Sebagian lagi bercengkerama ditemani minuman dingin. Bintik-bintik embun yang menempel di gelas itu seolah-olah melupakan panasnya matahari bulan Oktober.

Tak jauh dari tempat tersebut, sejumlah wisatawan tidak henti-hentinya foto selfie di bawah relung batu karang berbentuk setengah payung, tempat berlindung dari sengatan matahari.

Nelayan pulang melaut. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Selebihnya, bocah-bocah tampak riang bermain ombak dan pasir, atau mencoba mencari ikan-ikan kecil pada celah karang, di antara para pemancing yang berkali-kali melontarkan umpan ke tengah pantai.

Seperti umumnya pantai-pantai di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Pantai Gesing yang berada di Desa Girikarto Kecamatan Panggang ini juga memiliki keindahan tersendiri.

Seorang bocah bermain di hamparan pasir pantai. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Meski tidak terlalu luas dibanding Pantai Indrayanti, misalnya, namun Pantai Gesing tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga :  Penghuni Rusunawa Kecewa

Bagi wisatawan, pantai ini cocok untuk bermain air, mandi atau sekadar ingin basah kuyup sambil berguling-guling di atas permukaan pasir putih.

Papan petunjuk arah menuju pantai. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Sayangnya,  keindahan pantai itu sedikit agak terusik oleh sampah. Inilah yang perlu jadi perhatian para pelaku wisata di pantai tersebut.

Meski ombaknya relatif bersahabat namun tetap saja wisatawan perlu waspada, mengingat rata-rata Pantai Selatan di wilayah DIY memiliki gelombang yang karakternya seperti susah diterka.

Bukit karang Pantai Gesing. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Kini, akses menuju lokasi pantai tersebut sudah sangat layak. Dinas Pariwisata DIY pun sudah memasang petunjuk papan nama menuju obyek wisata tersebut sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan lokasinya.

Ditambah lagi, jalan yang beraspal mulus, membuat perjalanan wisata ke pantai itu tidak terasa membosankan.

Baca Juga :  Cara Sleman Akhiri Kekerasan Anak dan Perempuan
Wisatawan bersantai, bermain pasir. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Wisatawan yang mengendarai mobil maupun sepeda motor, bisa langsung memarkir kendaraannya tepat di pinggir pantai.

Untuk urusan kuliner, tidak perlu risau. Ini karena di area parkir terdapat warung-warung dengan pilihan beragam menu termasuk ikan laut. Di pantai ini juga terdapat tempat pelelangan ikan (TPI), meski fasilitas tersebut belum terlalu besar seperti halnya TPI Pantai Sadeng.

Ombak pantai yang tidak terlalu besar. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Jika sudah merasa puas bermain air atau pasir putih,  wisatawan yang masih memiliki waktu luang bisa memperpanjang kunjungannya.

Perahu nelayan bersandar di tepi pantai. (solahudin alwi/koranbernas.id)

Pilihannya adalah berjalan kaki naik ke bukit karang. Jalan setapak ke bukit tersebut sudah dicor semen sehingga terasa nyaman.

Begitu sampai di puncak, terlihat hamparan laut lepas. Dari atas ketinggian pengunjung dapat melepas pandangannya menyaksikan birunya lautan. (sol)