Menpora : Lawan Narkoba, Layaknya Jihad

143

KORAN BERNAS.ID JOGJA — Sebanyak 200 pemuda yang terpilih menjadi kader inti pemuda antinarkoba tingkat DIY dilantik, Jumat (21) sore. di Bangsal Kepatihan Kompleks Kantor Gubernur DIY. Mereka dilantik langsung oleh Menpora Imam Nahrawi dan disaksikan juga oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Budi Waseso.

Para pemuda antinarkoba ini nantinya akan menjadi pelopor gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba P4GN di lingkungannya masing-masing. Menpora Imam Nahrawi kepada para kader yang dikukuhkan berpesan bahwa menggelorakan semangat antinarkoba butuh keseriusan dan pengorbanan besar dari para kader.

“Sekarang ini sesungguhnya kita sedang dalam suasana jihad, jihad melawan narkoba. Sehingga menurut saya, pahalanya sama dengan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Menpora.

Baca Juga :  Kaya Raya dari Youtube, Ini Dia Caranya

Oleh sebab itu, Imam meminta agar para kader tidak lelah berjuang untuk mencegah dan memberantas narkoba. Keberanian para kader untuk menularkan semangat P4GN juga harus dikorbarkan terus menerus.

“Langkah demi langkah kalian, sejak dari sini dan kembali ke tempat masing-masing, dan kemudian secara jujur, berani, tegas, ikhlas berperang melawan narkoba. Di situ Tuhan akan mencatat langkah-langkah kalian,” tutur Imam.

Sementara itu, Kepala BNN Budi Waseso menghimbau agar para kader yang telah dikukuhkan dibina dan diawasi oleh Kepala Daerah masing-masing. Pucuk pimpinan di daerah, ujar Budi Waseso, harus punya kepedulian besar untuk turut mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari pihak BNN berharap para penggiat ini harus digiatkan, diaktifkan, oleh siapa? Oleh para kepala daerah di wilayahnya. Kalau setelah dilantik Pak Menpora,  tidak diikuti dengan kegiatan nyata, maka tidak akan ada hasilnya,” ujar pria yang akrab disapa Buwas itu.

Baca Juga :  Ingin Tahu Sejarah Kampus Tertua ? Datang Saja ke Museum UGM

Kader inti pemuda antinarkoba ini merupakan program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora untuk turut mengampanyekan gerakan perang melawan narkoba. Kemenpora mentargetkan ada 35.000 kader inti di seluruh Indonesia yang dikukuhkan tahun ini. (ros)