Menuju Kampung Budaya Bromonilan Gelar Kegiatan Budaya

227
Proses pencanangan Dusun Bromonilan Purwomartani Kalasan sebagai kampung budaya 2018, Minggu (14/01/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun telah mencanangkan Dusun Bromonilan Desa Purwomartani Kalasan Sleman sebagai Bromonilan Menuju Kampung Budaya Tahun 2018. Pencanangan dilakukan hari Minggu (14/01/2018).

Sri Muslimatun pada kesempatan tersebut mengajak seluruh masyarakat,  pengusaha,  pemerhati budaya dan pemerintah untuk bekerja sama mewujudkan masyarakat Sleman yang berbudaya.

Sementara menurut Kepala Dusun Bromonilan, Maryono, Senin (15/01/2018) dalam rangka menyemarakkan pencanangan sebagai kampung budaya, di Bromonilan telah dilakukan gelar budaya dengan Tema “Bromonilan Menuju Kampung Budaya” dimulai tanggal 13 – 14 Januari 2018.

“Diawali dengan pentas Ndangdut oleh OM Gresita dan paginya acara dibuka oleh Lurah Desa Purwomartani dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kalasan serta seluruh peserta gelar Budaya diantaranya peserta jemparingan yang datang dari Solo, Magetan, Jatinom, Temanggung, Kulonprogo dengan jumlah peserta 150 orang,” kata Maryono.

Menurut Maryono kegiatan yang tidak kalah menarik adalah pameran tosan aji dengan peserta dari Jiwangga Spiritual Resort serta Jatian dari Mudo Bromo Satrio dengan menampilkan sekitar 500 keris dan tombak.

Kemudian pada Minggu malam diadakan pagelaran wayang kulit  dengan dalang Ki Saparjan memilih lakon Semar Mbangun Deso dan Masyarakat di Bromonilan.

“Kegiatan gelar budaya di Bromonilan ini dimaksudkan juga untuk nguri-uri budaya Jawa agar tidak digantikan oleh budaya dari luar. Selain itu juga untuk mengenalkan pada masyarakat hasil karya para empu dan peninggalan pusaka jaman kerajaan berupa keris dan tombak yang jumlahnya ratusan,” tutur Maryono.

Sedang untuk pentas jathilan lanjut Maryono,  untuk memberikan kegiatan positif bagi pemuda agar tidak terjerumus pada pengaruh narkoba dan kejahatan lain.

Wayang untuk memberikan tontonan dan tuntunan agar masyarakat bisa mencontoh perbuatan yang baik dan meninggalkan segala tindakan yang buruk. (SM)