Menulis Jelek di Akun FB, Dilaporkan ke Polisi

284

KORANBERNAS.ID — Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kulonprogo,  Selasa (01/05/2018) malam, melaporkan NAN seorang warga Desa Kranggan Kecamatan Galur ke polisi.

Dia dilaporkan karena diduga membuat tulisan jelek dan melakukan ujaran kebencian melalui akun facebook (fb) pribadinya.

Ketua DPC PDIP Kulonprogo, Sudarta, Rabu (02/05/2018), mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah simpatisan PDIP di wilayah Kecamatan Galur pada Selasa.

“Saya dapat kabar bahwa di Polsek Galur sudah banyak simpatisan PDIP berkumpul dan melaporkan oknum yang diduga melakukan ujaran kebencian,” ungkap Sudarto kepada wartawan di kantornya.

Menurut dia, NAN telah melakukan ujaran kebencian melalui akun facebook-nya, yaitu menyebut PDIP merupakan partai komunis.

Baca Juga :  Kulonprogo Kini Bebas Reklame

NAN juga dilaporkan setelah mengunggah foto yang memuat Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Walikota Surabaya Risma Maharani serta Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno.

Di sana  NAN menuliskan status yang tidak mengenakkan jika dibaca. Pihak DPC PDIP Kulonprogo pun menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian.

“Apa yang dilakukan oleh NAN telah mencedarai seluruh lapisan PDIP. Proses hukum akan tetap berlanjut. Berdasarkan informasi dari kepolisian, pelaku sudah diamankan di Polres Kulonprogo,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution melalui Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Dicky Hermansyah menyebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap NAN.

Baca Juga :  Jalan Dusun Tertutup Longsor

Polisi juga memeriksa tiga orang saksi, satu di antaranya  Ketua DPC PDIP Kulonprogo, Sudarta. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap NAN, dia mengaku mengunggah status dan foto berbau ujaran kebencian karena tidak suka dengan salah satu partai politik di Indonesia itu. (sol)