Meramu Resep Hadapi USBN ala SDN Kepuhan

523
Wakil Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih hadir ke SDN Kepuhan, Desa Timbulharjo,  Sewon untuk memberi motivasi jelang USBN. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Ujian Sekolah Berstandar Nasional  (USBN) untuk jenjang SD akan dilaksanakan 3 hingga 5 Mei mendatang. Sekolah mempersiapkan berbagai hal untuk bisa mendapat  hasil terbaik dalam moment penting tersebut.

Berbagai strategi dan resep jitu dilakukan, agar target sekolah bisa tercapai. Begitu pula yang dilakukan oleh SDN Kepuhan, Desa Timbulharjo, Sewon Bantul.  Sekolah  dibawah kendali  kepala sekolah Parsiyah S.Pd berikhtiar dan meramu resep agar nilai siswanya maksimal.

“Tentu banyak hal yang kita lakukan agar hasil ujian  nanti bisa bagus dan siswa bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan sesuai  yang diharapkan,”kata Parsiyah kepada koranbernas.id di sekolahnya, Rabu (25/04/2018).

Di antaranya  yang bersifat akademik adalah menggelar beberapa kali tes uji coba atau try out bagi para siswa. Juga mengadakan les malam di hari “H” saat USBN bagi para siswa.

“Dengan les malam mereka bisa lebih berkonsentrasi belajar apalagi ada bimbingan dari guru juga,”katanya.

Selain itu digelar pula training spiritual untuk memberikan peneguhan berupa keyakinan pada siswa dengan menyelenggarakan doa bersama (istighasah) dan pengajian orang tua siswa yang dihadiri 280 orang pada Minggu (22/04/2018) lalu yang diisi oleh Wakil Bupati H Abdul Halim Muslih LC di Aula SD Kepuhan.

Medi Siswantara M.Pd Kepala UPT PP Kecamatan Sewon mengatakan keseriusan dalam belajar dan semangat yang tak kunjung padam adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan.

“Mungkin sebagian orang mengira bahwa USBN itu sulit. Namun jika yakin percaya dengan apa yang diinginkan atau diharapkan, selalu giat berlatih, berusaha, maka akan menghadapinya dengan mudah. Tentu  tidak lupa harus meminta doa restu kepada orang tua,serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,”katanya.

“Pada intinya kita harus rajin belajar, giat berlatih, selalu berusaha dengan cara yang baik untuk menghadapi USBN yang akan datang,” imbuhnya.

Selain itu disampaikan agar  saling bekerjasama dalam meningkatkan mutu sekolah yang baik pada sistem penerimaan siswa baru mendatang berdasarkan peraturan Kemendikbud yaitu zonasi atau jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

Sementara H. Abdul Halim Muslih, Lc. menyampaikan pesan kepada orangtua atau  wali murid dan guru  agar selalu  menanamkan pendidikan budi pekerti untuk bisa menciptakan akhlaq mulia pada siswa.

“Saya berharap juga ada pembiasaan orangtua secara lahir batin dengan cara menambah ibadah puasa,”katanya.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Bantul juga berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara peningkatan dana pendidikan melalui BOS dan guru melalui pemberian gaji insentif.  Sehingga  guru senantiasa istiqomah dalam bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. (SM)