Merapi Erupsi, Bupati Jumatan di Cangkringan

198
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI bersama para pimpinan OPD melakukan Safari Jumat (11/05/2018)  di Masjid Al-Iman Dusun Besalen Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI bersama para pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan pejabat lainnya melakukan Safari Jumat (11/05/2018) di Masjid Al-Iman Dusun Besalen Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman.

Di daerah yang lokasinya sangat dekat dengan Gunung Merapi itu, Sri Purnomo menyampaikan kondisi Gunung Merapi sampai Jumat siang terpantau aman dan aktivitas gunung tersebut berangsur stabil.

“Memang pada saat terjadinya erupsi kita imbau untuk menjauhi pusat erupsi sejauh radius 5 kilometer. Setengah jam kemudian kami turunkan jadi 2 kilometer,” jelasnya.

Meskipun begitu, Sri Purnomo mengimbau warga yang berada di sekitar Gunung Merapi tetap waspada dan berhati-hati.

Dia berharap masyarakat terus memantau perkembangan aktivitas gunung paling aktif di dunia itu melalui media-media resmi milik pemerintah. “Saya harap masyarakat tidak panik,” ucapnya.

Pemkab Sleman telah melakukan upaya-upaya antisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Dia memastikan seluruh apratur pemerintah di desa, kecamatan dan instansi terkait telah siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk melaporkan perkembangan Merapi.

Erupsi freatik gunung Merapi pada Jumat (11/05/2018) pukul 07:32 menyebabkan terjadinya hujan abu dan pasir di beberapa wilayah di Kabupaten Sleman. Belum ada laporan terkait korban jiwa ataupun kerusakan.

Seperti biasanya, pada acara Safari Jumat tersebut juga diserahkan donasi dari beberapa pihak dengan jumlah total Rp 11,3 juta.

Donasi tersebut di antaranya berasal dari Pemkab Sleman sebesar Rp 5 juta , dari Baznas Rp 3 juta, BPD Sleman Rp 1 juta, Kecamatan Cangkringan Rp 1 juta  dan infak saalat Jumat Rp 1,3 juta. (sol)