Merti Desa Terakhir Digelar 30 Tahun Lalu

621
Setelah 30 tahun fakum, warga Dukuh Kebonagung Desa Tridadi Sleman menggelar acara Kirab Budaya, Minggu (13/08/2017). (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Warga Dukuh Kebonagung Desa Tridadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman kembali bisa merasakan hadirnya nuansa lama yang hilang, saat digelar acara Merti Desa, Minggu (13/08/2017).

“Terakhir kita melaksanakan Merti Desa itu 30 tahun lalu. Kita adakan kembali untuk melestarikan budaya leluhur dan meningkatkan rasa kekeluargaan,” ujar Sunaryo, Kepala Dukuh Kebonagung.

Atas inisiatif beberapa tokoh masyarakat,  Merti Desa kali ini dikemas dalam wujud Kirab Budaya, untuk  menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal serta meningkatkan rasa kekeluargaan. Kirab hanyalah salah satu dari rentetan acara Merti Desa Padukuhan Kebonagung.

Sunaryo mengatakan acara tersebut dilatarbelakangi kesadaran warga terkait semakin lunturnya nilai-nilai budaya lokal, terlebih pada generasi muda. Inilah upaya untuk melestarikan nilai kearifan lokal.

Baca Juga :  Jelang Natal, Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Kirab Budaya diawali dengan apel seluruh peserta kirab di halaman rumah salah seorang warga Dukuh Kebonagung. Kemudian peserta berjalan mengelilingi dusun sambil membawa tiga gunungan, masing-masing berisi hasil pertanian, sayur-mayur, buah-buahan serta barang hasil kerajinan rumah tangga. Di penghujung kirab, warga memperbutkan gunungan.

Sedangkan agenda lainnya di antaranya Bersih Dusun, Doa Bersama, Tabur Bunga di Makam, Pentas Kesenian Lokal, berbagai macam perlombaan dan pergelaran wayang kulit.

Rangkaian acara itu sudah dimulai Juli silam hingga Agustus. Adapun temanya adalah Dengan Merti Dusun Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Menuju Mawar Ketriman (Manunggaling Aneka Ragam Kebonagung Tridadi Sleman). (bid jalasutra)