Merti Kali Kontheng Penuh Bibit Ikan

265
Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin didampingi Iptu Agus Supraja SH, Danramil Kapten (Inf) Kusmin menebar benih ikan dalam rangkaian merti Kali Kontheng, Dusun Sungapan, Desa Argodadi, Sedayu, Minggu (10/12/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Ribuan bibit ikan ditabur bersamaan dengan kegiatan Merti Kali Kontheng, Dusun Sungapan, Desa Argodadi, Minggu (10/12/2017). Tabur ikan secara simbolis dilakukan oleh Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin,Panit I Bhinmas Polsek Sedayu Iptu Agus Supraja SH, Danramil Kapten (Inf) Kusmin, Lurah Prayitno SE, Dukuh Fuady dan disaksikan ribuan warga setempat.

“Kegiatan tabur ikan ini dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan habitat di Kali Kontheng,”kata Camat Fauzan. Bahkan pihaknya sudah mengeluarkan surat berisi himbauan kepada pengantin yang menikah untuk bisa menabur ikan di sungai manapun di sekitar tempat tinggalnya. Hingga kini tercatat sudah ada 9 pasang pengantin yang menabur ikan sejak dikeluarkan surat himbauan sebulan silam.

“Sekaligus dengan adanya tabur ikan ini akan menjadi sarana wisata hiburan bagi masyarakat misalnya memancing. Juga menambah gizi masyarakat,” katanya.

Sementara itu Merti Kali Kontheng sendiri digelar secara meriah. Ribuan warga setempat dengan mengenakan busana kejawen mengikuti merti yang baru pertama kalinya tersebut. Kegiatan diawali dengan pelepasan ikan sidat di sumber air Ringinmulyo. Selanjutnya air dari sumber tersebut dimasukan ke dalam bokor warna keemasan berhias bunga melati segar ke pendopo pedukuan dan diadakan doa bersama.

Baca Juga :  Woo, Festival Garis Imaginer Dihelat Tiga Hari

Usai doa, bokor bersama dengan jondhang dikirab menuju Kali Kontheng yang berjarak sekitar satu kilometer. Jodhang ini sendiri berisi tumpeng, ingkung lengkap dengan ubo rampe termasuk sayur klubanan.

Begitu tiba di lokasi, air dari Ringinmulyo tadi dituang ke Kali Kontheng yang diikuti tabur benih ikan dan menanam pohon durian oleh Muspika Sedayu. Kegiatan ditutup dengan dahar kembul bujono (bersama-sama,red) diiringi musik gejok lesung yang dimainkan warga setempat.

Dukuh Sungapan, Fuady mengatakan kegiatan ini baru pertama kali digelar. Kegiatan dimaksudkan sebagai pengingat untuk menjaga lingkungan, termasuk Kali Kontheng yang melintas di pedukuhan Sungapan.

“Mari kita kaga bersama-sama, jangam sampai sungai ini menjadi cemar. Karea sungai juga menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  PPPA Sampaikan Taushiyah untuk Presiden

Sedangkan untuk pelepasan ikan sidat di mata air Ringinmulyo dimaksudkan untuk semakin memperlancar mata air yang ada. Karena berdasarkan penelitian dari dosen UGM, kalau ikan sidat terbukti sebagai ikan yang mampu menyusup ke rongga-rongga tanah sehingga menyebabkan mata air semakin lebar dan air semakin deras.

“Ikan ini tidak berkembang biak hanya semakin lama semakin besar. Saya berharap usainya kegiatan merti Kali Kontheng, maka sungai ini akan semakin terpelihara termasuk dikembangkan untuk wisata air seperti arena memancing. Sarana dan prasarana tahun 2019 akan dibangun oleh pemerintah,” tambahnya. (yve)