Mertua dan Menantu Tenggelam Bersama

567
Dua korban tenggelam terdiri bapak mertua dan menantu dievakuasi petugas dari Sungai Winongo, Dusun Gempolan, Desa Trirenggo, Bantul, Minggu (5/11/2017) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Rasa duka tidak bisa digambarkan dari keluarga Triyanto (53) warga Dusun Ngentak RT 04, Desa Pendowoharjo,Kec Sewon yang ditemukan meninggal tenggelam di Sungai Winongo, Dusun Gempolan, Desa Trirenggo,Kec Bantul, Minggu (05/11/2017) siang. Selain Triyanto juga ditemukan korban tenggelam sang menantu Rizal Ardiansyah (22) yang tinggal di Jetis Sumuran, Desa Palbapang,Kec Bantul.

Keduanya ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB untuk kemudian dibawa petugas gabungan terdiri Tim SAR Bantul, TRC Bantul, BPBD dan masyarakat ke RSUD Bantul. Petugas kemudian melakukan visum sekitar 1,5 jam.

Dokter Denta Wulansari dari RSUD Panembahan Senopati mengatakan berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Kita sudah melakukan visum, dan kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiaayaan pada kedua korban yang tenggelam tadi,”kata Dokter Denta.

Baca Juga :  Menikmati Indahnya Kampung Flory

Untuk korban Triyanto kemungkinan meninggal karena meminum banyak air. Sedangkan luka di jari tengah dekat kuku kemungkinan karena terbentur bebatuan.

Sementara untuk korban Rizal kemungkinan juga karena tenggelam dan banyak minum air sungai. Sedangkan luka lecet di wajah, lengan kiri bagian atas dan bawah kemungkinan karena benturan dengan bebatuan sungai. Diperkirakan korban meninggal lebih dari 4 jam.

Kapolsek Bantul Kompol Paimun mengatakan kedua korban diketahui sebagai bapak mertua dan menantu. Kejadian itu berawal pukul 06.30 WIB saat ditemukan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Nopol AB 2183 BN warna merah di pinggir Sungai Winongo. Orang yang pertama kali menemukan Motor tersebut adalah Ny Sunarsih yang tinggal tidak jauh dari lokasi.

Baca Juga :  Gunung Merapi Masih Jadi Perhatian

“Saat itu ditemukan motor, sementara di sekitar lokasi tidak ada orang memancing sehingga temuan dilaporkan kepada kami ,”kata Kapolsek. Dari sana kemudin petugas menyusuri sungai, karena memang ada laporan dari pihak keluarga jika mertua dan menantu itu pamit memancing tetapi belum pulang .

Setelah melakukan pencarian, jenazah keduanya ditemukan mengapung beberapa ratus meter dari lokasi penemuan motor. Menurut Kapolsek kemungkinan korban meninggal bersama karena salah satu menolong lainnya yang terpeleset di Sungai. Karena tidak bisa berenang akhirnya keduanya meninggal bersama. (yve)