Miras 5.050 Botol Digilas Stoomwals

142
Miras ribuan botol hasil operasi Satpol PP Sleman siap dimusnahkan, Selasa (19/12/2017). (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras)  di Lapangan Pemda Sleman, Selasa (19/12/2017).

Pemusnahan miras dengan cara digilas stoomwals itu dilaksanakan tepat setelah upacara peringatan Hari Nusantara, Hari Bela Negara dan Hari Ibu ke-89 yang diikuti staf ASN dan Forkompimda Pemerintah Kabupaten Sleman.

Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut serta melakukan pemberantasan peredaran miras ilegal di Kabupaten Sleman.

Langkah tersebut mampu menciptakan Kabupaten Sleman yang tertib, aman dan kondusif. Penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Sleman bukan hanya kewajiban stakeholder saja, namun juga merupakan kewajiban seluruh lapisan masyarakat.

“Saya harap tidak hanya mengandalkan Kepolisian atau Satpol PP dan PPNS saja yang jumlahnya terbatas.  Supaya efektif, maka perlu dibantu stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai maraknya berbagai penyakit masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ratusan Karyawan di Obyek Wisata Ini Perebutkan Jabatan

Hal yang lebih penting dari pemusnahan barang bukti tersebut adalah tindak lanjutnya. Dia berharap pihak berwenang ke depannya mampu meningkatkan kegiatan operasi demi mencegah merebaknya penyakit masyarakat.

“Jangan sampai operasi minuman beralkohol ini hanya hangat-hangat tai ayam yang dilakukan sekadarnya saja. Laksanakan operasi minuman beralkohol lebih efektif lagi, agar tidak berkembang lebih luas lagi di wilayah Sleman,” paparnya.

Hery Sutopo, Kasatpol PP Kabupaten Sleman mengungkapkan angka penyalahgunaan miras di Kabupaten Sleman dari tahun ke tahun tidak menunjukkan penurunan. Sebaliknya, angka penyalahgunaan minuman beralkohol meningkat setiap tahunnya.

Hery mengatakan hal ini dapat dilihat dari hasil operasi miras yang dilakukan Satpol PP Sleman jumlahnya selalu meningkat. “Pada 2015-2016 tidak kurang dari 4.000 botol. Dan di tahun 2017 ini meningkat menjadi 5.050 botol,” kata Heri.

Baca Juga :  Abraham Samad Tak Ingin Kecewakan KPK

Sebelumnya Satpol PP Sleman berhasil mengamankan 5.050 jenis minuman beralkohol dalam bentuk botol, kaleng, plastik dan jerigen.

Adapun  rinciannya, miras standar buatan pabrik sebanyak 4.739 botol dan 148 kaleng, minuman beralkohol jenis oplosan sebanyak 151 botol, 5 plastik ukuran 0,5 kg dan 7 jerigen dengan volume 20 liter.

Sedangkan sidang dilaksanakan sebanyak 7 kali dengan jumlah pelanggar sebanyak 29 orang yang merupakan penjual minuman beralkohol. Dua orang di antaranya kemudian dikenakan denda Rp 25 juta subsider 7 hari kurungan. (sol)