Mobil Pemudik Terbalik, Empat Penumpang Luka

383
Mobil pemudik asal Cibening, Bekasi tergelincir dan terbalik di jalan Dukuh Bayeman Desa Tlahab Lor Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Selasa (12/06/2018). (prasetio/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Jalan raya Dukuh Bayeman, Desa Tlahab Lor Kecamatan Karangreja, Purbalingga yang dikenal sebagai “jalur tengkorak” benar-benar menuntut kehati-hatian pengendara.

Terbukti, kecelakaan lalu-lintas terjadi lagi di jalur ini. Selasa (12/06/2018) pukul 02.15 WIB, kecelakaan tunggal terjadi menimpa  mobil Suzuki Ertiga dengan Nomor Polisi (Nopol) F 1294 KS yang ditumpangi para pemudik tergelincir dan terbalik. Akibatnya empat penumpang mengalami luka-luka.

Keterangan yang berhasil dihimpun koranbernas.id, menyebutkan, keempat korban luka-luka,terdiri Anto Firdaus (pengemudi), Yulia Cempaka Sari , Ali Rafa Alhaka  (balita usia  sekitar 1 tahun) dan Maryono.

Disebutkan, mobil tersebut berangkat dari Cibening, Kampung Sledung Setu, Bekasi, hendak mudik  tujuan Desa Trireja Rt2/3 Kec Loano, Kab Purworejo, Jawa-Tengah.  “Pengemudi mengaku baru pertama kali melewati jalur Bayeman,” kata Kasatlantas Polres Purbalingga AKP Sukarwan.

Baca Juga :  Dipecat PDIP, Bupati Tasdi Digelandang ke Jakarta

Kronologi kejadian, kendaraan meluncur turun dari arah Pemalang/Karangreja menuju ke arah Kota Purbalingga, dengan kecepatan sedang-rendah. Sampai  di dukuh Bayeman, tepatnya di daerah menurun dan berbelok, posisi kendaraan terlalu ke kiri. Akibatnya,  keluar dari jalan dan tidak dapat dikendalikan, lalu menabrak batu dan kendaraan terbalik.

Tiga korban yang mengalami luka ringan diberikan pertolongan pertama di Posko Kesehatan Bayeman. Sedangkan seorang balita yang merupakan anak pasangan Anto Firdaus dan Yulia, dirujuk ke RSUD Dr Gutheng Tarunadibrata, Purbalingga.

Sukarwan menambahkan, jalur berkelok serta menanjak dan menurun di Bayeman memang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas .

Penyebab kecelakaan,  terutama sopir yang baru pertama kali melewati jalur itu,   dikarenakan pengereman dan pengurangan kecepatan yang terlambat sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya lagi.

Baca Juga :  38 Siswa SMAN 1 Purbalingga Lolos Jalur SNMPTN

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Purbalingga, Imam Wahyudi mengimbau kepada para pemudik yang melewati jalur Pemalang-Randu Dongkal-Belik-Karangreja-Bobotsari-Purbalingga , agar berhati-hati.

Sebab, sepanjang jalur itu rawan kecelakaan lalu lintas yang dipicu banyaknya tikungan tajam dan jalan naik turun.

“Perhatikan pula rambu dan marka serta peringatan petugas,” imbau Imam Wahyudi. (SM)