Molor Dua Jam, Peserta Sosialisasi Tinggalkan Lokasi

175
Suasana sebelum pembukaan sosialisasi PMK Nomor 112/PMK 07/2017 di GOR Gelarsena Jonggrangan Klaten Utara. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sejumlah kepala desa (kades) peserta sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK 07/2017 di GOR Gelarsena Jonggrangan Klaten Utara, Selasa (31/10/2017) kecewa dan meniinggalkan lokasi sebelum acara dimulai.

Ini karena mereka sudah hadir sebelum pukul 09:00 namun hingga pukul 10:30 acara tidak kunjung dimulai. Padahal acara tersebut dijadwalkan dibuka Plt Bupati Hj Sri Mulyani.

“Sudah dua jam kami di sini tapi acara belum juga mulai. Undangannya jam sembilan. Kami pamit saja karena mau layat teman kades yang meninggal dunia,” kata beberapa kepala desa.

Mereka melayat Kades Manjung Kecamatan Ngawen AB Amanto yang meninggal dunia Senin malam karena sakit.

Baca Juga :  Putri Pertamina Juara Proliga 2018

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sunarna mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi PMK Nomor 112 tentang Transfer Dana Desa.

“Ini aturan baru yang terbit April 2017. Karenanya perlu disosialisasikan agar desa bisa membuat terobosan dan percepatan kegiatan untuk menyerap dana tersebut,” katanya.

Total dana desa untuk Kabupaten Klaten sebesar Rp 300 miliar lebih. Tahap pertama dicairkan 60 persen dan yang 40 persen dijadwalkan ditransfer Selasa ini.

“Seharusnya dana desa tahap dua cair Agustus lalu, tetapi karena ada persoalan di desa maka pencairan mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Kepala Desa Glagah Jatinom, Semedi, mengatakan dana desa yang diterima sebesar Rp 819 juta. “80 persennya untuk kegiatan fisik. Besok yang 40 persen kalau sudah cair akan digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, kegiatan penyulugan KB, BUMDes dan lain sebagainya. Semoga semuanya berjalan lancar,” ucapnya. (sol)

Baca Juga :  Sampah di Pinggir Jalan Hantui Knaiban