Muhammadiyah DIY Kirim 792 Kafilah ke OlympicAD

409
Sejumlah kafilah DIY berangkat mengikuti OlympicAD 2017 dari Kantor PWM DIY, Selasa (24/10/2017). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sebanyak 792 siswa atau kafilah dari DIY dikirim ke Bandar Lampung untuk mengikuti Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) 2017 26-29 Oktober 2017. Pelepasan siswa untuk mengharumkan nama DIY tersebut dilaksanakan di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Selasa (24/10/2017).

Olimpiade itu dihelat sebagai ajang silaturrahim siswa dibawah Muhammadiyah. Apalagi saat ini ada lebih dari 5.000 sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Indonesia.

“Olimpiade merupakan salah satu tradisi besar yang telah diwariskan oleh para pendahulu Muhammadiyah,” ujar Dr Tasman Hamami MA, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DY bidang Pendidikan Dasar dan Menengah disela acara.

Menurut Tasman, para siswa yang dikirim merupakan utusan terbaik yang diharapkan mampu mengharumkan nama Muhammadiyah DIY di ajang bergengsi dua tahunan tersebut. Dengan demikian olimpiade itu menjadi kegiatan yang membawa kemajuan bersama.

Baca Juga :  Siswa Ini Jago Mengolah Bola di Lapangan Hijau

“Dalam olimpiade ini, para siswa di seluruh Indonesia berkumpul dan membangun mental kebersamaan dan berpestasi lewat ajang ini secara sportif dan sehat,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Sukses OlympicAD Kafilah DIY, Achmad Muhammad MAg mengungkapkan kafilah DIY yang dikirim kali ini merupakan perwakian dari 148 sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-DIY. Mereka telah melewati proses seleksi di tiap sekolah madrasah dan Dikdasmen PWM.

“Persiapan dilakukan secara sistematis lewat sejumlah kegiatan, seperti eksibisi dan pendalaman materi. Eksibisi telah diselenggarakan beberapa waktu lalu yang diikuti 783 peserta. Tujuannya untuk memetakkan potensi calon peserta, sehingga mereka dapat mengikuti program berikutnya, yaitu pendalaman materi,” jelasnya.

Program pendalama materi (pembinaan) peserta OlympicAD sebelumnya dilakukan selama 1 bulan dengan melibatkan para dosen dari perguruan tinggi, salah satunya Universitas Ahmad Dahlan. Dengan demikian, peserta olympicAD kelima kali ini bisa menunaikan tiga misi utama, yaitu menjalin silaturrahmi, menjalin sinergi dan meraih prestasi.

Baca Juga :  Pelangi Budaya Bumi Merapi Semarakkan Pariwisata

Achmad menambahkan, kafilah DIY selama di Bandar Lampung tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga beberapa kegiatan lainnya telah didesain oleh panitia olympiCAD pusat. Mereka akan mengikuti pembukaan di GOR Saburai, Pawai Taaruf di sepanjang jalan protokol di Bandar Lampung serta Tour de Lampung.

“Selama perjalanan, peserta dikawal oleh tim kesehatan dari PKU Kota Jogja yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker dan 1 buah ambulans,” imbuhnya.(yve)