Mulai 20 September 2017, Citilink Terbangi Rute Jogja-Medan

163
Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo beserta perwakilan dari Pemkot, Lanud Adisutjipto dan Dinas Perhubungan melakukan selebrasi dalam acara gathering menyambut persiapan pembukaan rute baru Jogja-Medan PP, Jumat (08/09/2017).(surya mega/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Maskapai nasional Citilink, segera membuka jalur baru dan menerbangi rute Jogja-Medan PP. Penerbangan perdana akan dilakukan 20 September 2017, dengan frekwensi satu kali sehari.

Pembukaan jalur penerbangan baru ini, diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi dan kota-kota sekitarnya.

Kepastian penerbangan langsung Jogja-Medan pp ini disampaikan oleh Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo, Jumat (08/09/2017) dalam acara gathering dengan kalangan pemangku kepentingan di Yogyakarta. Selain pemda, gathering juga dihadiri kalangan agen ticketing, perwakilan Lanud serta Garuda Indonesia.

Juliandra menjelaskan, Yogyakarta dan Medan merupakan dua kota yang sama-sama giat membangun pusat perekonomian, pariwisata, dan pendidikan. Sumatera Utara dan Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai arti strategis dalam percepatan pembangunan nasional. Utamanya untuk mendukung target pemerintah mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara tahun 2019.

Baca Juga :  Layar OLED Segera Ditanam di Smartphone LG

Sepuluh destinasi wisata priotitas selain Medan dengan danau Tobanya dan Yogyakarta dengan Borobudur dan lainnya adalah Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Kepulauan Seribu, Bromo, Wakatobi dan Labuhan Bajo. Di dua propinsi ini juga kawasan Geopark.

Benny S Butarbutar, VP Corporate Communication Citilink, mengatakan, rute ini akan diterbangi pesawat A320 Bravobus Neo. Pihak Citilink menargetkan load factor minimal 85 persen.

“Tiket sudah bisa dipesan sejak 30 Agustus 2017,” kata dia.

Sementara, Wisnu Kuncoro dari satutiket.com selaku salah satu agen mengatakan, rute Jogja –Medan selama ini dilayani oleh Air Asia dengan frekwensi sekali perhari. Sejauh ini, penumpang pesawat tujuan Medan atau sebaliknya, diakui Wisnu memang cukup ramai, utamanya kalangan pekerja dan bisnis serta wisatawan.

Baca Juga :  Mulai Agustus 2017, Santunan TKI Meninggal Rp 85 Juta

“Bagus koq. Sejak dilayani Air Asia sekitar 2-3 tahun lalu, keterisian penumpangnya cukup bagus. Kalau sekarang aka ada Citilink yang menggarap rute itu juga, tentu akan lebih menghidupkan kompetisi sehingga konsumen akan lebih diuntungkan,” katanya merespon rencana ekspansi Citilink ini. (Surya Mega)