Muncul Spanduk Tolak Pabrik Aspal

182
Spanduk penolakan terhadap beroperasinya AMP di Dusun Bungsing Desa Guwosari Kecamatan Pajangan Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengoperasikan kembali pabrik pengolah aspal atau Aspalt Mixing Plant (AMP) di Dusun Bungsing Desa Guwosari Pajangan Bantul tampaknya tidak mulus. Saat ini muncul spanduk penolakan AMP yang lokasinya berada di dekat sekolah.

“Kita akan terus sosialisasikan tentang pengoperasian AMP. Jika ada kekhawatiran polusi seperti debu dan lainnya, nanti akan kita pikirkan. Caranya adalah investor harus memenuhi semua syarat mengenai dampak lingkungan dan semua syarat lain,” kata Ir Isa Budi MT, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bantul

Nantinya warga akan diajak ke  AMP di Klaten  guna melihat langsung pengoperasian AMP di sana. Kebetulan investor untuk Pajangan dan Klaten adalah sama.

Baca Juga :  WTP Bukan Satu-satunya Tujuan

“Sosialisasi akan dilakukan segamblang-gamblangnya hingga masyarakat sekitar benar-benar paham. Nanti akan diatur waktunya untuk melakukan kunjungan semacam studi banding, agar warga melihat seperti apa AMP itu,” katanya.

Sekda Bantul Ir Riyantono MSi mengakui masih ada pihak yang belum sepakat dengan pengoperasian kembali AMP sehingga harus disikapi sesuai pemahaman mereka. Caranya dengan terus melakukan sosialisasi.

“Pengoperasian kembali AMP untuk meningkatkan PAD Bantul.  AMP ini dulu pernah beroperasi, namun kemudian investor menghentikan sejak dua tahun lalu dan mangkrak termasuk alat-alatnya.  Barulah sekarang ada rencana investor lagi yang akan menggarap AMP,” katanya.

Saat ini baru tahap awal sosialisasi dan Pemkab Bantul belum tahu kapan rencana AMP mulai beroperasi. “Namun yang jelas perizinan harus dipenuhi terlebih dahulu  semuanya. Sehingga saat beroperasi sudah clear,” katanya.

Baca Juga :  Usaha Terpuruk karena Jalan Daendels Ditutup

Dahulu, AMP mampu menyumbang pendapatan asli daerah pada  kisaran Rp 1 miliar per tahun. Pemkab masih negosiasi dengan investor yang baru, termasuk untuk alat-alatnya akan join atau dari pihak investor saja.  (sol)