Mural Sekolah Jadi Proyek Perubahan

2253
Siswa SMA Negri I Pringsurat tengah melukis seni mural di tembok lingkungan sekolahnya.(endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Seni mural sebagai media kreatifitas remaja dengan cara melukis di tembok atau dinding saat ini dimanfatkan untuk ajang sosialisasi PIK Remaja (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). Hal itu yang coba dilakukan Kepala UPT Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Tri Mariyana Eliawati sebagai peserta Diklat Kepemimpinan IV Angkatan XX Tahun 2017 di Pudiklat Kemendagri Regional Yogyakarta yang melaksanakan Proyek Perubahan dengan judul Mural Genre sebagai media KIE bagi PIK Remaja berbasis sekolah.

Tri Mariyana Eliawati ketika ditemui koranbernas.id, Kamis (05/10/2017) mengatakan, kegiatan KIE melalui Mural ini dilaksanakan di 3 sekolah yaitu SMK Negeri Pringsurat, SMA Negeri 1 Pringsurat dan MA Darul Amman Pringsurat. Seni Mural yang dikerjakan oleh siswa di tiga sekolah tersebut memanfaatkan dinding atau tembok tempat parkir dan tembok pagar halaman yang dinilai strategis untuk mensosialisasikan sebuah program pemerintah.

Baca Juga :  Homestay Tidak Cuma Jual Kamar

“Saya memillih media Mural ini karena lebih efektif, langsung mengena sasaran remaja di sekolah dan sebagai penunjang kegiatan KIE bagi PIK Remaja berbasis sekolah,” ungkapnya ketika memfasilitasi persiapan pembuatan Mural di SMA Negeri 1 Pringsurat.

Tema mural yang diusung Eliawati diantaranya adalah Nikah Tanpa Rencana Jadi Bencana, Ogah ah Kawin Muda, Generasi Berencana Pilihan Hidupku dan Rencanakan Masa Depanmu serta Katakan Tidak pada Seks Sebelum Nikah.

Pelaksanaan menggambar di dinding atau tembok sekolah dilakukan oleh siswa sekolah setempat yang memiliki bakat seni menggambar. Berbeda dengan seni Graffiti yang menggambar bebas di tembok dengan maksud mengekspresikan diri untuk memperlihatkan eksistensi diri kawula muda yang ingin diakui keberadaannya.

“Mural justru menjadi media bagi pemerintah untuk mensosialisasikan sebuah program”, tandasnya
Jika mengandalkan penyuluhan KIE KB dengan Mobil Unit Penerangan KB yang hanya 2 x dalam setahun untuk satu wilayah Kecamatan maka pembinaan Genre dengan sasaran 5 kelompok berbasis sekolah tidak bisa terjangkau.

Baca Juga :  Ibu WAS Atasi Jajanan Tak Sehat di Sekolah

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui proyek Perubahan ini dilaksanakan kegiatan teknis visualisasi Mural di sekolah sejalan dengan judul yang ditetapkan yaitu Mural Genre sebagai media KIE bagi PIK Remaja berbasis sekolah.

Proyek Perubahan ini ditargetkan selesai akhir Oktober 2017 di tiga lokasi dan didukung sepenuhnya oleh Teguh Wibowo Kepala SMA Negeri 1 Pringsurat dan Aster Aswiny Kepala SMK Negeri Pringsurat serta pengurus Pondok Darul Amman Pringsurat.

Di ketiga sekolah tersebut juga telah diselenggarakan pemutaran film bertema pendidikan dan program KB melalui kegiatan Mobil Unit Penerangan Dinas PPKBPPPA Kabupaten Temanggung. (yve)