NDX Siap Hentak Parangtritis Jelang Tahun Baru

671
Asisten I Pemkab Bantul, Bambang Guritno SH meluncurkan aplikasi jelajah wisata Bantul yang bisa diunduh melalui playstore, Kamis (21/12/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Grup musik hip hop jawa yang sedang naik daun, NDX akan tampil dan menghentak pada malam pergantian tahun di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul pada 30 Desember 2017 malam. Di detik-detik pergantian tahun, langit pantai selatan akan dihiasi dengan pesta kembang api aneka warna. Selain di Parangtritis, sepanjang pantai selatan Bantul juga akan bertabur hiburan pada malam tahun baru yang diperkirakan akan dibanjiri 100.000 pengunjung.

“Kita dari Dinas Pariwisata Bantul sudah siap menyambut libur pergantian tahun. Kita siapkan atraksi di destinasi wisata termasuk semua kawasan pantai selatan,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Kwintarto HP S.Sos disela peluncuran aplikasi jelajah wisata Bantul, penyerahan alat berat pembersih sampah pantai dan kapal wisata di acara Festival Laguna Pantai Depok, Kamis (21/12/2017).

Menurut Kwintarto pihaknya sudah melakukan koordinasi baik internal ataupun antar dinas dan pihak-pihak terkait. Bukan hanya liburan tahun baru tetapi juga Natal serta liburan anak sekolah yang telah dimulai Senin lalu.

“Kami juga akan menambah TPR sehingga tidak terjadi antrian yang berarti,”katanya. Harapanya wisatawan akan merasa nyaman, baik melihat wisatanya, akses masuk ke obyek hingga saat melihat atraksi yang disajikan. Saya berharap cuaca mendukung sehingga di musim liburan sekolah Natal hingga tahun baru yang merupakan momen besar, kita bisa diatas 300.000 pengunjung,” jelasnya.

Dengan demikian maka jumlah restribusi untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul juga meningkat. Hingga saat ini menurut Kwin jumlah PAD yang dibukukan mencapai Rp 15,1 miliar melampaui dari target yang ditetapkan di APBD Perubahan yakni Rp 13,75 miliar.

“Kalau hingga akhir malam tahun baru, kendari dilaporkan Januari 2018 tetap kita hitung pendapatan tahun 2017. Saya perkirakan akan mencapai Rp 15,5 miliar,” ujar Kwin.

Asisten I Pemkab Bantul, Bambang Guritno SH menyiram alat berat pembersih sampah bersamaan dengan pembukaan Festival Laguna Depok, Kamis (21/12/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

Sementara itu Bambang Guritno mengatakan wisata di Kabupaten Bantul diharapkan semakin berkembang dengan berbagai sarana pendukung yang ada. Termasuk aplikasi jelajah wisata Bantul yang bisa diunduh via aplikasi play store dengan teknologi android.

“Dengan demikian akan mempermudah wisatawan untuk bisa mengetahui tentang potensi wisata yang ada di Kabupaten Bantul hanya dengan sekali sentuh jari,” tambah C Issri Putranti selaku Kasi Analisis Pasar dan Kerjasama Dinpar Bantul.

Sedangkan kapal wisata yang diluncurkan sendiri berisi 20 kursi penumpang. Saat Koran Bernas mencoba menaiki kapal, merasakan sensasi deburan ombak yang landai karena memang Laguna Depok airnya relatif tenang. Dengan dipandu petugas, kapal berkeliling Laguna Depok. Untuk memberikan rasa aman, semua penumpang diberikan pelampung untuk dikenakan.

Menurut pengelola Laguna Depok, Tanto Hadi kalau tarif yang dikenakan nantinya setiap pengunjung adalah Rp 10.000. (yve)