Nekat Beroperasi, Truk Galian C Ditilang

367
Truk galian C yang ditilang petugas di perempatan dekat kantor Camat Tulung. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten menindak truk pengangkut Galian C yang terbukti melakukan pelanggaran. Tidak hanya melanggar jalur, tetapi juga jam beroperasi.

Tindakan ini diambil Kamis (19/10/2017) pagi di dua tempat terpisah yaitu perempatan dekat Kantor Camat Tulung dan di Desa Puluhan Kecamatan Jatinom Jalan Klaten-Boyolali.

Dalam razia itu tercatat 6 truk pengangkut Galian C ditilang karena beroperasi sebelum pukul 07:00.

Di perempatan dekat Kantor Camat Tulung, empat personel Dishub memberhentikan dan menilang 2 truk yang melaju dari arah Jatinom menuju arah Boyolali.

“Ditilang karena nekat beroperasi sebelum jam 7 pagi. Padahal sudah diimbau tidak beroperasi pada jam itu guna memberi kesempatan pelajar, pegawai dan karyawan untuk lewat,” kata petugas.

Sosialisasi larangan beroperasi telah disampaikan rutin di kawasan tambang wilayah Kecamatan Kemalang maupun di jalan-jalan. Tetapi para sopir tidak mengindahkan.

Agus, kru truk pengangkut Galian C yang ditilang petugas di perempatan dekat Kantor Camat Tulung merasa kecewa dengan sikap petugas yang main tilang. Padahal dari lokasi tambang mereka sudah membayar pajak Galian C.

“Kami berangkat malam dari lokasi tambang dan kami juga bayar pajak Galian C Rp 125 ribu. Itu belum biaya lain seperti mel-melan di jalan,” ujarnya.

Warga di sekitar tempat razia petugas juga kecewa dengan sikap petugas Dishub. Sehari sebelumnya, kata warga, ada petugas dari kepolisian yang berjaga di tempat itu tetapi kalau ada truk yang melintas hanya disuruh menepi dan berhenti. “Jadi tidak sampai ditilang,” katanya kepada koranbernas.id. (sol)