Nekat Bersepeda, Maahir Mendaki 14 Gunung

260
Muhammad Maahir Abdulloh, relawan PMI berangkat dari PMI DIY untuk melakukan “Ekspedisi Penjelajahan Nusantara”, Kamis (22/03/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Ada-ada saja cara manusia menunjukkan cintanya pada Indonesia. Kali ini, Muhammad Maahir Abdulloh, salah seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI) mencoba mendaki 14 gunung di Indonesia seperti Puncak Indraparu Sumatera, Puncak Rinjani Nusa Tenggara Barat, Puncak Mahameru Jawa, Puncak Rantemario Sulawesi, Puncak Binaiya Maluku dan Puncak Bukit Raya Kalimantan dengan menggunakan sepeda.

Mengusung tema “Ekspedisi Penjelajahan Nusantara”, Maahir menempuh jarak 15.000 km keliling 34 propinsi dalam waktu 2 tahun. Dia berangkat sejak 11 Maret 2018 lalu dari Jakarta dan finis di kota yang sama pada 11 Maret 2020.

Dari Jakarta, Maahir menuju Yogyakarta, Senin (19/03/2018) lalu. Berencana melakukan pendakian di tujuh gunung di wilayah Jawa Tengah, Maahir menempuh jarak sekira 974 kilometer selama 30 hari lebih.

Touring sepeda itu dilakukannya untuk mengkampanyekan konservasi alam, hidup sehat dan mengurangi polusi udara. Selama berkendara, dia membantu tenaga pendidik sekolah di pelosok desa serta mengunjungi taman bacaan disetiap provinsi untuk berbagi cerita.

“Kegiatan saya ini selain berpetualangan juga untuk tujuan pendidikan dan tentang pengabdian,” ujarnya disela keberangkatan dari PMI DIY, Kamis (22/03/2018).

Dia menjelaskan, pengalamannya itu akan dibuatnya jadi sebuah buku. Sehingga bisa jadi bentuk otentik yang dapat dirasakan oleh banyak kalangan petualang, khususnya di kalangan Palang Merah Indonesia, Gerakan Pramuka, Komunitas Sepeda Federal dan lainnya.

“Di Jogja, saya ikut berbagai kegiatan bersama Taman Bacaan Mata Aksara Kaliurang,” imbuhnya.(yve)