Nenek Renta Selamat dari Reruntuhan

191
Rumah milik warga Dusun Ngaliyan Desa Nglipar Kecamatan Nglipar ambruk rata tanah akibat diterjang angin kencang, Jumat (6/10/2017) dinihari. (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Seorang nenek renta, Ny Waliyem (78) warga Dusun Ngaliyan RT 08 RW 05 Desa Nglipar Kecamatan Nglipar, berhasil selamat dari reruntuhan rumahnya yang mendadak ambruk rata tanah, Jumat (6/10/2017).

Rumah berbentuk limasan yang sebagian besar kondisi bangunan sudah lapuk ini, ambruk diterjang angin kencang disertai hujan gerimis. Akibat kejadian ini korban kehilangan tempat tinggal, dan semua barang yang ada didalam rumah diantaranya perabot rumahtangga dan barang elektronik, rusak, dengan kerugian sekitar Rp 50 juta.

Dengan kejadian ini warga bersama anggota TNI, Polisi, dan relawan dari BPBD Gunungkidul langsung mengevakuasi barang, dan bahan bangunan rumah. Sementara korban mengungsi di rumah anaknya yang berada tak jauh dari lokasi kejadian bencana.

Menurut Danramil Nglipar, Kapten Marsimin kejadian itu Jumat dinihari sekitar pukul 04.00 WIB, diawali hujan deras dan angin kencang, rumah tiba-tiba roboh.

“Ketika ada angin kencang, korban langsung berlari menyelamatkan diri ke rumah anaknya yang jaraknya hanya sekitar 50 meter. Hanya selang beberapa menit, rumah itu benar-benar ambruk rata tanah,” jelas Kapten Marsimin.

Staf Seksi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunungkidul, Bambang Supriyana mengaku pihaknya sudah menerjunkan relawan dan bantuan logistik untuk membantu korban.

“Untuk penanganan rumah kami nanti berkoordinasi dengan pemiliknya apakah akan membangun rumah lagi, atau tidak,” ucapnya.

Jika nanti akan dibangun, pihaknya akan memberikan bantuan bahan bangunan dan mendirikan rumah sementara. (yve)