Ngaku Punya “Backing”, Empat  Pelaku Judi Ditangkap Polisi

149
Pelaku judi diamankan Polsek Nglipar. (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Meski mengaku punya backing, namun jajaran Kepolisian Sektor Nglipar Gunungkidul tetap menggerebek empat orang warga yang asyik berjudi di tempat pengepulan kayu di Padukuhan Kedungkeris Kecamatan Nglipar, Selasa (09/01/2018).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nglipar, AKP Kasiwon, menjelaskan keempat orang yang dibekuk meliputi Ngd (41) dan WW (19), keduanya warga Desa Pengkol Kecamatan Nglipar, dua lainnya yakni WD (32) warga Kedungpoh Nglipar, serta Sis (34), warga Kedungkeris Kecamatan Nglipar Gunungkidul.

Mereka terbukti melakukan judi jenis kartu remi dengan total taruhan mencapai Rp 600 ribu lebih di sebuah tempat pengepulan kayu di Padukuhan Kedungkeris Kecamatan Nglipar.

“Penggerebekan aksi perjudian ini dari laporan warga yang melihat sekelompok orang berjudi di sebuah rumah di tempat pengepulan kayu di Padukuhan Kedungkeris. Kami pun melakukan pengintaian dan berhasil membekuk empat orang tersangka perjudian tersebut,” ujar Kasiwon, dalam keterangan persnya kepada awak media di Mapolsek Nglipar.

Baca Juga :  Jangan-jangan Ombak Besar Datang Lagi

Kasiwon mengatakan, saat penangkapan, para pelaku ini sempat kabur ke dalam rumah yang dijadikan lokasi perjudian, namun petugas dengan sigap menangkap mereka.

Petugas kemudian menangkap tujuh orang di dalam rumah, namun dua di antaranya yakni Ef (36) dan Was (29) saat diperiksa mengaku hanya menonton saja.

Kasiwon mengatakan, bersama dengan pelaku, petugas berhasil menyita satu set kartu remi, uang tunai, satu unit sepeda motor dan tikar yang digunakan sebagai alas.

Para pelaku diancam dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara. (sol)