Operasi Zebra Tekan Angka Laka Lantas

205
Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2017, di halaman mapolres, Rabu (01/11/2017). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Untuk mewujudkan tertib berlalulintas dan menekan angka kecelakaan, operasi Zebra Progo mulai digelar Rabu kemarin (01/11/2017). Apel juga dihadiri unsur Muspida Kulonprogo.

Sebanyak 140 personil kepolisian Polres Kulonprogo, diturunkan dalam pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2017 yang akan berlangsung sampai dengan 14 November mendatang.

Kapolres Kulonprogo AKBP Irfan Rifai usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2017, di halaman mapolres menjelaskan, ada 140 persinil dilibatkan dalan kegiatan ini .

“Tujuannya untuk mewuudkan tertib berlalulintas disamping untuk menekan angka kecelakaan,” jelasnya.

Operasi ini akan menyasar sejumlah pelanggaran yang kasat mata. Seperti pengunaan lampu rotator atau strobo, helm, dan kelengkapan kendaraan yang lain. Polisi sudah memetakan titik-titik yang rawan, baik di seputaran Kota Wates dan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dari Persimpangan Diro sampai dengan Brosot.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, mengakui kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas masih rendah.

“Ini bagus agar masyarakat bisa lebih tertib. Kenyataan dijalan masih kita lihatnya adanya pengendara kendaraan yang tidak tertib, bahkan membahayakan pengendara lainnya” ujar Hasto.

Anak-anak sekolah, dalam hal berlalu lintas kerap menjadi polemic . Mereka tidak memiliki SIM. Anak-anak harus diberikan pemahaman dan sosialisasi agar tertib berlalulintas.

Dikatakan oleh Hasto, Kulonprogo telah memiliki Perda Pendidikan Berkarakter. Perda ini akan diimplementasikan mulai bulan Januaari 2018 mendatang. Disinilah polisi akan dilibatkan untuk melakukan kegiatan sosialisasi tertib berlalulintas melalui kegiatan ekstra kurikuler.

“Materi ini bisa masuk dalam materi Pendidikan Berkarakter mmebentuk budaya tertib dan bertanggungjawab. Polisi bisa memberikan edukasi,” tutur Hasto Wardoyo.(yve)