Orientasi Siswa Baru Berlangsung Humanis

175
Para siswa kelas X SMA Negeri Polanharjo Klaten saat mengikuti kegiatan MPLS di lapangan basket sekolah setempat. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Seluruh siswa baru menjalani masa orientasi pada hari pertama masuk sekolah, Senin (16/07/2018). Orientasi yang diikuti oleh siswa baru seluruh jenjang itu berlangsung secara humanis dan menghindari kesan perpeloncoan.

Di SMA Negeri Polanharjo, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk siswa kelas X dilaksanakan di lapangan bakset sekolah. Kegiatan dilakukan berupa penyuluhan dan pembinaan oleh para guru dibantu OSIS.

“MPLS berlangsung tiga hari sejak Senin hingga Rabu. Semua materi diberikan guru dan OSIS hanya mendampingi,” kata Suwardi, Kepala SMA Negeri Polanharjo.

Siswa kelas X mengikuti MPLS maka kelas XI dan XII sudah berada di kelas masing-masing mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Ada beberapa yang di luar ruangan karena mereka ikut bersih-bersih,” ujar Suwardi menambahkan.

Para peserta MPLS SMA Negeri Polanharjo masih mengenakan seragam lama pada saat masih di SMP yakni putih-biru. Meski demikian mereka tidak canggung dengan kakak kelas mengenakan seragam putih-abu-abu.

Baca Juga :  Empat Perwira Polres Ini Dimutasi

Pemandangan serupa terjadi di SMP Negeri 2 Wedi. Siswa kelas 7 yang mengikuti MPLS masih memakai seragam SD putih-merah.

Kepala SMP Negeri 2 Wedi, Agnes Martini, mengatakan tahun pelajaran ini ada 256 siswa kelas 7 yang diterima. Mereka dibagi dalam 8 rombongan belajar (kelas) di mana per rombelnya terdiri dari 32 siswa.

“MPLS tetap 3 hari. Senin hingga Rabu. Intinya siswa baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru dan tata tertib. Saya juga sudah imbau kepada para guru agar dalam MPLS bagaimana agar anak didik bisa senang sekolah di sini,” ujarnya.

Yang berbeda untuk jenjang pendidikan SD, hari pertama masuk sekolah para siswa kelas 1 ada yang mengikuti masa pengenalan dan ada juga pulang awal.

Baca Juga :  Tabuhan Gamelan 66 Jam Pecahkan MURI

Di SD Majegan 3 Tulung misalnya, siswa kelas 1 yang berjumlah 8 orang dikenalkan dengan guru dan lingkungan sekolah. Sedangkan siswa lain ada yang bersih-bersih dan menata kelas.

“Tahun ini SD Majegan 3 dapat 8 murid. Tadi pagi agenda hari pertama halal bihalal dulu terus pengenalan lingkungan sekolah,” kata Eny Budiarsih SPd, Kepala SD Negeri 3 Majegan.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Polanharjo, seluruh SD memulangkan siswa lebih awal karena para guru dan kepala sekolah mengadakan acara halal bihalal di Gedung IPHI Polanharjo Desa Wangen.

“Hari pertama masuk memang pulang awal. Jam 8 sudah pulang semua karena ada halal bihalal guru dan kepala sekolah se wilayah Kecamatan Polanharjo,” kata M Anwar, Kepala SD Negeri 1 Karanglo Polanharjo, di Gedung IPHI Polanharjo. (sol)