Otak Ibarat Pedang, Tidak Diasah Tumpul

351
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes mengamati koleksi buku perpustakaan di Balai Desa Sukoharjo Ngaglik Sleman.  (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Membudayakan Gerakan Membaca Menuju Smart Regency, itulah tema Gerakan Sleman Membaca yang berlangsung di halaman Balai Desa Sukoharjo Ngaglik Sleman, Selasa (31/10/2017).

Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan salah satu aspek prioritas Smart Regency yakni Smart Education atau Smart People.

“Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Smart people poin penting dalam mewujudkan smart regency,” ujarnya.

Menurut Sri Muslimatun, berwawasan luas serta memiliki intelektualitas tinggi tentu tidak dapat terwujud tanpa didukung kebiasaan mengakses informasi dan pengetahuan melalui membaca.

“Otak ibarat sebuah pedang, semakin diasah akan semakin tajam. Begitu juga sebaliknya jika otak tidak diasah lama kelamaan akan tumpul,” tandasnya.

Melalui membaca banyak manfaat diperoleh di antaranya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, melatih kemampuan berpikir, mengasah kemampuan menulis dan mendukung kemampuan berbicara di depan umum.

Baca Juga :  Tukang Parkir Ini Raup Rp 40 Juta Berkat Perpustakaan

Sampai tahun 2016, koleksi buku Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman mencapai 36.949 judul buku dengan jumlah eksemplar sebanyak 65.835. Kabupaten ini juga memiliki 86 perpustakaan desa, bahkan di antaranya memperoleh penghargaan lomba perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten  Sleman, Ir AA Ayu Laksmi Dewi TP MM, menyampaikan acara didahului  peresmian pojok  baca di atas instalasi IPAL Komunal di Mendiro Sukoharjo Ngaglik.

Di tempat ini selain disediakan buku-buku bacaan juga ada kafe atau angkringan dengan menu makanan dan minuman lokal. Pengunjung selain membaca buku, bisa menikmati sajian makanan dan minuman khas.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan buku karya siswa SMPN 4 Pakem berjudul Ketika Pena Bercerita, penyerahan buku secara simbolik dari penerbit Galang Press serta penyerahan akta kelahiran dan akta kematian bagi masyarakat Sukoharjo.

Baca Juga :  STIE Semarang Studi Banding ke Unnes

Dilaksanakan pula talkshow dengan Narasumber Drs H Sri Purnomo MSI (Bupati Sleman), Hadi Subronto (Kepala Desa Sukoharjo Ngaglik), Heri Abiburarahman Hakim SIP MA (Pustakawan ISI) dan Nanang Sudjatmiko selaku pengelola perpustakaan Masyarakat TBM Kerai Kwadungan Desa Widodoartani Ngemplak Sleman (Penerima penghargaan Nugrajasadarma Pustaloka kategori Perpustakaan Masyarakat). Sedangkan moderator Henny Wardatur Rohmah SPd.

Selama sepekan hingga 9 November 2017, di Perpustakaan Desa “GSC” Generasi Sukoharjo Cerdas di Balai Desa Sukoharjo Jalan Besi-Jangkang Km 1,5 Klidon Sukoharjo Ngaglik Sleman digelar berbagai kegiatan pameran buku dari berbagai penerbit. (sol)