Outbound dengan Tank Berujung Musibah, Dua Orang Meninggal

345
Proses evakuasi tank yang tenggelam di dasar Sungai Bogowonto oleh Tim SAR Gabungan, Sabtu (10/03/2018) siang. (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kecelakaan saat outbound dengan tiga alutsista berupa kendaraan tank milik Batalyon 412 Mekanik Purworejo Jawa Tengah, Sabtu (10/03/2018) sekitar pukul 10:00, berujung musibah.

Tank yang seyogianya digunakan untuk kegiatan outbound puluhan siswa sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo, tercebur ke dalam Sungai Bogowonto yang berada di belakang Asrama Batalyon tersebut.

Saksi mata menuturkan, tiga tank tersebut menyusuri sungai dan sempat menerobos arus sungai. Saat hendak naik dari sungai, satu unit tank terakhir yang berada paling belakang mengalami macet.

“Saat mencoba masuk ke daratan dengan melintasi ketinggian daratan, dua tank di depan mampu naik. Tank terakhir macet dan tiba-tiba berjalan mundur dan masuk ke dalam sungai,” tutur Bu Ani, warga yang sempat menyaksikan proses evakuasi.

Baca Juga :  Warga Miskin Kebanjiran Bantuan Sosial

Tank yang mengangkut sekitar 16 siswa PAUD itu langsung tercebur ke air dan tenggelam ke dasar sungai yang arusnya cukup deras.

Dua korban dinyatakan meninggal dunia, yakni Iswandari alias Ririn yang menjabat Kepala PAUD Ananda dan seorang anggota TNI yang bertugas di Batalyon 412 Mekanik bernama Pratu Randi Suryadi.

Tim SAR Gabungan, petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat dan juga ratusan anggota TNI Batalyon 412 ikut berjibaku melakukan proses evakuasi dan berusaha mengangkat tank yang sudah telanjur tenggelam. Evakuasi berlangsung hampir dua jam lamanya.

Danyon Batalyon 412 Mekanik Mayor Inf Imam Widiyanto, melalui sambungan telepon seluler menjelaskan kegiatan outbound tersebut merupakan bakti masyarakat yang dilakukan oleh Batalyon 412. “Ini musibah. Anggota kami juga ada yang meninggal dunia,” ucap Iman. (sol)

Baca Juga :  Terima Gratifikasi, Sekda Kebumen Dituntut 5 Tahun Penjara