Pagi Buta, Dua Orang Ini Dikejutkan Teriakan dari Bawah Jembatan Kretek

604
Tim SAR, polisi dan TNI melakukan evakuasi terhadap mahasiswi yang dibuang dari atas jembatan Kretek, Senin (29/01/2018) menjelang subuh. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Dua orang yang melintas di Jalan Parangtritis, Senin (29/01/2018) menjelang subuh, dikejutkan teriakan minta tolong dari bawah jembatan Kretek. Ketika mereka berhenti dan melihat ke bawah jembatan, tak disangka ada sosok seorang wanita yang mengapung di timbunan sampah di Kali Opak.

Salah seorang dari mereka, kemudian melaporkan hal ini ke Koramil Kretek. Sejurus kemudian, petugas dari Koramil beserta kepolisian dan tim SAR, berdatangan ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.

Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, diketahui wanita itu adalah Septiana (20 tahun) mahasiswi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Wanita yang berstatus mahasiswi semester V asal Dusun Gatak, Jotangan, Kec Bayat, Klaten ini dibuang ke bawa jembatan di pagi buta.

Masih beruntung usai kejadian dua orang pengendara motor tadi, yakni Winda Putra (19 tahun) asal Kretek dan Chandra Putra Setiaka (21 tahun) seorang guru asal Gadingharjo, Sanden melintas di lokasi kejadian dan mendengar teriakannya.

Sehingga petugas gabungan kemudian bisa segera menarik Septiana ke daratan menggunakan pelampung dan perahu dayung. Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Kretek dan hingga kini masih dalam perawatan.

AKP Anggito Hadi Prabowo SIK, Kasatresrim Polres Bantul mengatakan saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap orang yang diduga pelaku.

“Identitas sudah kami kantongi, dan sekarang petugas sedang melakukan pengejaran,” kata Kasatreskrim. (SM)