Pakpak Bakal Belajar ke Kulonprogo. Apa Saja ?

145

KORANBERNAS.ID — Kabupaten Pakpak Barat akan menjali hubungan kemitraan dengan Kulonprogo. Diharapkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo bersedia menjadi nara sumber dalam upaya pembangunan masyarakat di Pakpak.

“Semoga Bupati Kulonprogo nanti dapat memberikan sebagai narasumber di kabupaten kami bagaimana alur. Dalam pemikiran Bupati Kulonprogo ini adalah sederhana, uang itu dari hulu sampai hilir jangan mengalir keluar. Jadi upaya itu nanti dapat diterapkan di kabupaten kami,” kata Edison Manik SE, anggota DPRD Pakpak Barat saat kunjungan ke Kulonprogo Rabu (01/11/2017).

Menurut Edison Manik, Bupati Kulonprogo dan Bupati Pakpak Bharat sudah menjalin kerjasama selama ini. Dia berharap komunikasi ini nantinya dapat membangun kemitraan antara Kulonprogo dan Pakpak Bharat.

“Kunjungan kami Komisi II dari Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara yang paling vital, kami melihat tentang air bersih yang ada di Kulon Progo. Kami lihat disini bagus, sebagaimana pemaparan Pak Bupati bahwa program air bersih dikelola dengan baik. Baik bagi rakyat maupun kepentingan Pemda,” papar Edison Manik.

Baca Juga :  Jadikan Pilbup Ladang Ibadah

Dia menambahkan, petani diberdayakan melalui pemanfaatan hasil pertanian dalam hal padi, penggunaanya dijual kepada PNS sehingga pendapatan petani (meningkat).

“Hal ini yang ingin mereka tiru dari Kulon Progo” tambahnya.

Hal lain yang juga menarik Edison adalah terkait program bedah rumah. Walaupun subsidi pemerintah kecil namun respon masyarakat sangat bagus. Terutama dengan adanya gotongroyong warga sekitar. Pihak swasta juga memberikan bantuan sehingga masyarakat yang awalnya rumahnya tidak layak huni menjadi layak huni” kata Edison.

Dalam kesempatan tersebut Hasto Wardoyo memaparkan peningkatan penyediaan air bersih dalam melayani masyarakat luas. Antara lain ada yang dengan cara menurunkan tarif pemasangan sambungan baru pelanggan PDAM. Bahkan ada program gratiskan pemasangan baru.

Baca Juga :  Ikan-ikan di Sungai Ini Mati Akibat Tercemar Limbah Pabrik

“Dulu 350 (tiga ratus lima puluh) pelanggan baru dalam setahun. Sekarang bisa 2.000 (dua ribu) sampai 2.500 (dua ribu lima ratus) pelanggan baru dalam setahun,” Kata Hasto Wardoyo.

Dia juga menuturkan PDAM juga dituntut untuk menghasilkan Air Mineral (air minum dalam kemasan). Sehingga akhirnya PDAM juga mempunyai kontribusi terhadap PAD dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memakai produk sendiri, uang masyarakat juga berputar di daerah, tidak lari ke Luar Negeri.(yve)