Palbapang Resmi Sebagai Rintisan Desa Budaya

156
Desa Palbapang resmi dibuka sebagai desa rintisan budaya oleh Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, Kamis (12/07/2018) sore. (Sari Wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Secara resmi Desa Palbapang menjadi  salah satu rintisan desa budaya yang ada di Kabupaten Bantul. Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) H Abdul Halim Muslih ditandai dengan kegiatan Gelar Budaya di Dusun Dagaran,Kamis (12/07/2018) sore.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Sunarto, Kepala Dinas Kearsipan Agus Sulistiyana, serta jajaran Muspika dan Lurah Palbapang Sukirman dan lurah se- kecamatan Bantul.

Gelar budaya diisi dengan aneka hiburan dan pentas kesenian tradisional maupun modern serta gelar aneka kuliner khas Desa Palbapang. Ada makanan timus, ongol-ongol, logender dan makanan tradisional lain yang mulai langka ditemui.

Ketua Panitia Suwardi Santoso mengatakan kegiatan digelar selama empat hari hingga Minggu (15/07/2018) dan menggunakan Dana Desa. Adapun yang ditampilkan adalah seni budaya dari dusun Dagaran dan juga pedusunan lain se Desa Palbapang

Baca Juga :  Satkar Ulama Harus Berperan Aktif

“Harapannya ke depan agar bisa dikucurkan Dana Keistimewaan untuk pengembangan rintisan desa budaya ini,”katanya.

Sementara Wakil Bupati mengatakan rasa bangga karena semua warga Palbapang kompak untuk mengembangkan seni budaya dan potensi unggulan yang ada di desa tersebut.

“Budaya itu tanda suatu wilayah. Jika budaya punah, maka warga dianggap tidak ada atau eksistensinya tidak ada lagi,” katanya.

Selain budaya dan makanan, bahasa daerah juga perlu dilestarikan. Menurut Balai Bahasa ada 750 bahasa daerah di Tanah Air dan ada 15 bahasa daerah telah punah.

“Budaya pop menggempur kehidupan kita. Maka kita semua harus turut melestarikan dan mengembangkan budaya, kuliner dan bahasa yang ada disini,. Anak anak harus kita tarik agar mengenal dan turut melestarikan warisan leluhur yang adan,” kata Wabup.

Baca Juga :  Ini Dia Ikon Seni Kota Bantul

Juga tidak kalah penting harus dikembangkan budaya gotong royong, welas asih dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Jadi adanya desa budaya seperti ini sangat bagus dalam rangka menghidupkan segala potensi yang ada.Harapan saya Dinas Kebudayaan Bantul  bisa melakukan pendampingan terhadap Desa Palbapang untuk pengembangan ke depan sehingga bisa menjadi desa budaya andalan,”katanya.

Lurah desa Sukirman berharap segera ada pengesahan Palbapang sebagai rintisan desa budaya.Sehingga ke depan pengembangan semakin intens.

“Saya ingin budaya baik reog, gejog lesung dan lainya termasuk kuliner agar bisa kita lestarikan,”katanya. (SM)