PAN Berebut Kursi Empuk

465

KORANBERNAS.ID — Proses pergantian antar waktu (PAW) salah satu anggota DPRD Gunungkidul pada Partai Amanat Nasional (PAN), bermasalah bahkan kebijakan internal partai melakukan PAW ini justru dilawan oleh kadernya sendiri.

Hal ini dilakukan oleh Sarmidi, anggota DPRD Gunungkidul yang mendapatkan surat untuk PAW dan diganti oleh Sugeng Nurmanto. Dengan surat resmi yang ditandatangani Ketua DPD PAN Gunungkidul Arif Setiadi ini langsung ditolaknya.

Diapun langsung menunjuk penasihat hukum dan menggugat partai berlambang Matahari biru tersebut ke pengadilan.

“Saya tidak melawan, namun meluruskan, alasan saya di PAW harus jelas dan tertulis,” ungkap Sarmidi kepada wartawan, Selasa (24/4/2018).

Diakuinya dalam perolehan suara lalu , suaranya tidak bisa lebih dari 35% total suara di daerah pemilihannya. Namun demikian, sebagai organisasi, semestinya hal ini dituangkan dalam aturan tertulis di internal.

Baca Juga :  Harga Tanah di Sekitar Lokasi Pabrik Naik

“Kalau lisan apakah itu kuat,” tandasnya.

Ketika disinggung mengenai kemungkinan dijegal di proses pencalegkan, Sarmidi mengaku siap dengan risiko. Hanya saja yang harus digarisbawahi adalah langkah yang dilakukan bukan bentuk pengkhianatan dan perlawanan.

“Kalau keliru ya diluruskan, saya masih kader PAN yang siap membesarkan partai, harapan saya masih bisa menjadi caleg PAN di Pemilu mendatang, ” lanjutnya.

Dikonfirmasi Sekretaris DPD PAN Gunungkidul Anwarudin membenarkan surat PAW tersebut. Langkah yang dilakukan oleh partainya juga sudah sesuai dengan aturan internal.

“Kami tidak asal melakukan PAW tentunya. Karena ada mekanisme , “ucapnya.

Dijelaskannya, sebelum pencalegkan pada 2014 lalu, telah disepakati bersama dengan terbitnya surat keputusan pencalegkan yang dibahas oleh semua caleg. Hal ini juga termasuk Sarmidi yang melakukan kesepakatan mengenai proses PAW.

Baca Juga :  Pengawas TPS Bertugas di Garda Terdepan

“Bahwa bila caleg yang jadi adalah petahana dan tidak memperoleh 35 % dari suara di Dapil yang bersangkutan, maka akan dilakukan proses PAW dan digantikan oleh caleg urutan di bawahnya, sesuai dengan perolehan suara,” jelasnya.

Diakui, langkah melakukan PAW terhadap Sarmidi merupakan upaya untuk menegakkan aturan partai yg ada. Aturan tersebut lanjutnya, telah disepakati, disetujui serta diketahui oleh semua caleg PAN pada saat pencalegkan.

“Kalau sekarang kami digugat, kita lihat dulu material gugatannya seperti apa, baru kita bersikap,” pungkasnya. (yve)