Pangan Lokal Tidak Harus Berupa Beras

177

KORANBERNAS.ID — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpangan) bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Temanggung melaksanakan lomba cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten di Pendopo Pengayoman.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 20 kecamatan se-Kabupaten Temanggung. Adapun juri terdiri dari tiga unsur yaitu penggerak PKK, praktisi boga dan Dintanpangan Kabupaten Temanggung.

Aspek penilaian meliputi keseimbangan menu, keanekaragaman jenis pangan, kreativitas pengembangan resep, cita rasa, aspek keamanan, penyajian makanan dan aplikatif. Lomba ini berbasis sumber daya lokal, tidak menggunakan terigu maupun beras.

Indonesia merupakan penghasil beras terbesar nomor dua di dunia, akan tetapi negeri ini masih kekurangan stok beras sampai harus impor dari negara lain.

Ini membuktikan masyarakat Indonesia umumnya lebih mengutamakan beras sebagai makanan sumber karbohidrat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Atiek, ditemui Rabu (11/04/2018) mengatakan, pada tahun 50-an beras hanya menduduki sekitar 50 persen. Selebihnya masyarakat mengonsumsi sumber karbohidrat seperti ketela, sagu, kentang, ubi rambat, jagung.

Masyarakat saat ini menganggap beras makanan yang wajib dihidangkan sehari-hari. Dintanpangan ingin merubah pemikiran masyarakat untuk tercapainya diversifikasi pangan dengan makanan yang bergizi, seimbang dan aman tanpa bahan pengawet.

Tujuan kegiatan ini untuk tercapainya diversifikasi pangan serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui ibu-ibu PKK agar dapat menyajikan menu yang seimbang untuk keluarganya.

Lomba ini  memperebutkan juara I, II dan III serta juara harapan I, II dan III. Juara I akan mengikuti lomba cipta menu tingkat provinsi.

“Ini adalah upaya kita untuk meningkatkan pemahaman terutama kepada ibu-ibu agar bisa kembali ke pangan lokal yang lebih sehat tanpa bahan campuran dan pengawet,” tegas Masrik Amin Zuhdi, kepala Dintanpangan ditemui secara terpisah. (sol)