Panti Asuhan Muhammadiyah Miliki Gedung Baru

428
Gedung Pantai Asuhan Muhammadiyah Wates, (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Gedung Serbaguna Panti Asuhan Muhammadiyah Wates di Kriyanan Kulonprogo selesai dibangun. Minggu (17/12/2017) gedung itu diresmikan penggunaannya oleh Staf Ahli Bupati Drs HR Agus Santosa MAg.

Dia didampingi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulonprogo HM Syaifuddin SSy SThI. Sedangkan Drs H Zamhari mengisi pengajian di hadapan ribuan jamaah yang menghadiri acara tersebut.

Ketua Panti Asuhan Muhammadiyah Wates,  Fauzandaru,  menjelaskan  peletakan batu pertama pembangunan gedung ini dilakukan 13 Juni silam oleh Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Gedung tersebut dibangun selama enam bulan selesai dengan biaya berkisar Rp 2,9 miliar.

“Kami berterima kasih kepada donatur yang telah memberikan sumbangannya sehingga pembangunan gedung panti bisa terwujud sebagai upaya menjadikan panti asuhan yang mandiri,” kata Fauzan.

Baca Juga :  Aneh, Istri Dituntut Suami Gelapkan Uang Keluarga

Gedung serbaguna ini kehadirannya sangat membantu masyarakat Kota Wates. Karena dapat digunakan untuk berbagai pertemuan seperti pernikahan dan semacamnya.

Selama ini hanya Gedung Kesenian dan Balai Kalurahan Wates yang disewa warga. Gedung yang baru saja diresmikan tersebut menjadi alternatifnya.

Agus Santosa dalam sambutannya menyampaikan, gedung baru harus menjadi sarana untuk membangun serta meningkatkan kegiatan keagamaan, terutama peningkatan iman dan takwa, sekaligus sarana pembelajaran bagi pembangunan generasi bangsa yang unggul di bidang agama.

Sementara Ustad Zamari dalam tausiyahnya mengajak jamaah agar selalu bersyukur, termasuk telah berhasil membangun gedung tersebut.

“Setiap kita mendapatkan apapun jangan menepuk dada, tapi katakanlah bahwa itu karunia dari Allah SWT. Terutama pada akhir tahun ini kita merenung apa saja yang kita dapatkan selama setahun  dan tentu saja kita bersyukur telah banyak diberi karunia oleh Allah SWT,” kata Zamari.

Baca Juga :  Rumah Gratis Mulai Dibagikan

Sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, bersyukur itu dengan amalan-amalan bukan hanya syukur dengan lisan. (sol)