Parpol Kesulitan Susun Lampiran KTA

256
Ketua DPC PDIP Bantul Aryunadi SE menyerahkan surat  pemberitahuan lampiran KTA yang belum selesai disusun di KPU Bantul, Rabu (11/10/2017) sore. (sari wijaya/koran bernas.id)

KORAN BERNAS.ID – Jajaran pengurus partai politik (parpol) saat ini disibukkan dengan penyusunan lampiran Kartu Tanda Anggota (KTA) partai, e-KTP atau surat keterangan (suket) serta menyusun NIK sesuai dengan daftar yang ada di dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU Pusat.

Data yang ada di Sipol, entri dilakukan oleh DPP Partai Politik. Barulah data di-download per daerah, kemudian pengurus daerah menyerahkan hard copy sesuai data yang ada di Sipol.

Data itu berupa lampiran KTA, e KTP atau suket serta NIK. Ejaan nama dan NIK harus sama, jika tidak maka lampiran itu tidak berlaku.

Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7/2017, susunan hard copy harus urut sesuai urutan di Sipol.

Baca Juga :  Sejumlah Motor Mogok Akibat Banjir di Klaten Utara

“Hal inilah yang kemudian membuat kami glegekan karena harus mengurutkan sesuai dengan data Sipol, dan tentu KPU yang dimudahkan. Namun karena  ini aturan, kami taat kendati harus lembur karena banyaknya pekerjaan,” kata Aryunadi SE, Ketua DPC PDIP Bantul, saat menyerahkan surat keterangan belum selesai menyusun lampiran ke kantor KPU Bantul, Rabu (11/10/2017) sore.

Turut mendampingi, Sekretaris DPC PDIP, Kusbowo Prasetyo, Bendahara Hj Sri Suryawidati,  serta kader partai yang duduk di dewan seperti Yoeke Indra Agung L (Ketua DPRD DIY), Hanung Raharjo (Ketua DPRD Bantul), Timbul Harjana anggota FPDIP Bantul dan pengurus lain.

Menurut Aryun, karena begitu banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan, mestinya mereka menyerahkan lampiran sore tadi. Namun hingga batas waktu selesai jam kerja, ternyata belum semua lampiran selesai disusun.

Baca Juga :  Butet dan Landung Siap Tampil di Tembi Rumah Budaya

“Kalau 3.000-an, hingga sekarang belum selesai. Kami minta waktu akan menyerahkan Kamis (12/10/2017) pukul 14:00. Malam ini kami lembur  dan kerahkan  banyak personel,” katanya. Untuk mengurutkan 100  nama setidaknya butuh waktu dua jam hingga tiga jam.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul, H Heru Sutadi S Sos MM, mengatakan penyusunan lampiran sesuai data Sipol memang menyita waktu.

“Bahkan kadang untuk mengurutkan lampiran tersebut harus digarap di rumah juga. Tapi tidak apa-apa, prinsipnya kami siap memberikan data sekomplet dan sebaik mungkin, kendati harus bekerja ekstra,” katanya. (sol)