Pasar Ini Selalu Banjir Saat Hujan

121

KORANBERNAS.ID — Para pedagang Pasar Gabus Jatinom meminta pengelola pasar dalam hal ini Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Klaten segera memperbaiki bangunan pasar yang selalu banjir di kala hujan turun. Pedagang tidak nyaman berjualan saat pasar dalam keadaan banjir.

Ditemui di Pasar Gabus, Rabu (17/01/2018) para pedagang yang setiap hari berjualan di lorong pasar antara bangunan timur dan barat mengatakan, setiap hujan turun tempat mereka berjualan selalu banjir. Bahkan genangan air masuk lantai bangunan sebelah barat yang dikhususkan pedagang los.

“Kalau ke sini pas saat hujan saja, Mas. Nanti akan tahu seberapa tinggi genangan airnya. Banjir terjadi karena air hujan dari atap kedua bangunan yang langsung ke lorong tempat kami berjualan. Tidak ke saluran karena pasar tidak ada saluran pembuangan air,” kata Santoso, pedagang ikan.

Baca Juga :  Miras 5.050 Botol Digilas Stoomwals

Pedagang lainnya, Joko, menjelaskan di lorong Pasar Gabus khusus untuk pedagang ikan, daging, bumbon dan kerupuk. Mereka berjualan hanya beratapkan genteng dan galvalum selebar satu meter saja.

Untuk kenyamanan berjualan, sebagian pedagang berinisiatif memasang atap dengan terpal dan kain agar tidak kepanasan saat musim kemarau dan tidak basah saat musim hujan. Namun untuk memasang atap tentu butuh biaya.

Pengurus paguyuban parkir Pasar Gabus, Joko, yang juga pedagang beras dan gula Jawa itu merasa prihatin dengan kondisi pedagang yang berjualan di lorong pasar.

Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan untuk memperbaiki dan membangun pasar ada di dinas terkait.

Sebagai pedagang, dia juga merasa bingung dengan perencanaan pembangunan pasar pada 2008. Di bagian depan tidak ada nama pasar.

Baca Juga :  Ekspresi Ceria Anak-anak Kampung Pelangi

“Di mana-mana pasar itu ada namanya. Saluran juga ada. Lha, di sini nama pasar tidak ada dan bagian depan juga tidak tahu. Kami bingung,” ujarnya.

Pekan lalu para pedagang dan tokoh masyarakat di sekitar Pasar Gabus mengadakan kegiatan memperbaiki lantai dan saluran pasar. Namun kegiatan itu dilakukan secara swadaya dan tidak melibatkan Dinas Perdagangan. (sol)