Pasar Jeblok Rusak dan Benar-benar Jeblok

205
Gerbang pintu utama pasar jeblok rusak jika dibuka ke dalam. Gerbang itu hanya bisa dibuka keluar agar engselnya tidak copot. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID — Pasar Jeblok di Desa Jeblok Kecamatan Karanganom Klaten selesai dibangun dan ditempati pedagang. Namun baru sekitar dua minggu ditempati pedagang, ternyata sudah banyak kerusakan.

Informasi yang dihimpun dari pedagang, kerusakan itu terjadi pada fasilitas MCK, gerbang pintu utama dan listrik. Kerusakan sudah dilaporkan lurah pasar namun belum diperbaiki.

Lurah pasar Jeblok, Gino, tatkala ditemui di Pasar Karangan Karanganom mengatakan kerusakan sudah dilaporkan tetapi belum diperbaiki.

“Memang ada banyak yang rusak. MCK, MCB listrik, pintu gerbang utama dan bahkan plafon kios banyak yang rusak. Pokoknya kualitas bangunan tidak bagus dan asal-asalan,” jelasnya, Rabu (31/01/2018).

Gerbang pintu utama benar-benar rusak karena hanya bisa dibuka keluar. Jika gerbang dilipat ke dalam maka engselnya terlepas dan pintu ambrol, akibat lantai tidak datar alias cekung. Sedangkan MCK rusak karena tersumbat.

Pasar Jeblok dibangun pada akhir 2017 dengan anggaran Rp 3,9 miliar. Pasar tersebut dibangun oleh penyedia jasa PT Tri Adi Putra.

Konstruksi bangunan berlantai satu terdiri dari 37 unit kios atau melebihi dari jumlah pedagang kios lama yang hanya 31 pedagang kios.

Pada 18 Januari 2018 pedagang mulai menempati bangunan pasar setelah selesai dibangun. Mereka pindah dari pasar darurat di jalanan kampung sebelah pasar.

Kepala UPTD Pasar Jatinom yang membawahi Pasar Jeblok, Triyanto, mengatakan sebenarnya bangunan pasar jeblok belum sempurna dan perlu pembenahan.

Kerusakan telah dilaporkan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk diteruskan ke pihak penyedia jasa supaya diperbaiki. Ini karena pasar tersebut masih dalam masa pemeliharaan hingga enam bulan ke depan. (sol)