Pasar Peninggalan Belanda Rusak Termakan Usia

526
Kondisi los pasar Jatinom yang memprihatinkan karena banyak yang rusak termakan usia. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memprioritaskan pembangunan empat pasar tahun ini. Tiga di antaranya akan dibangun dengan dana APBD dan satu pasar diusulkan ke APBN.

Tiga pasar yang akan dibangun dengan dana APBD Klaten yakni Pasar Tanjung Kecamatan Juwiring, Pasar Tegalgondo Kecamatan Wonosari dan Pasar Buah Klaten Tengah.

“Pasar Jatinom diusulkan ke APBN,” kata Abdul Mursyid, Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Klaten.

Terpisah, Plt Kabid Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Hery Susilo mengatakan total dana untuk pembangunan tiga unit pasar tersebut sekitar Rp 11 miliar, dan yang diusulkan ke APBN untuk pembangunan Pasar Jatinom sebesar Rp 6 miliar.

“Dibangun tahun ini karena kondisinya sangat memprihatinkan dan rusak,” kata Hery Susilo, Jumat (23/03/2018).

Saat ini prosesnya sudah memasuki tahapan pembuatan DED (Detail Engineering Design) hingga April. “Bulan Mei diperkirakan sudah dilelangkan dan Juni diharapkan sudah mulai pembangunan,” tuturnya.

Di Jatinom, beberapa pedagang mengaku telah mendapat kabar terkait rencana pembangunan pasar yang bersebelahan dengan Kantor Camat Jatinom itu.

“Informasinya sudah dengar, Mas. Bahkan kami juga sudah disuruh mengumpulkan administrasi. Pada dasarnya kami senang pasar ini dibangun karena menurut informasi yang kami terima dari orang tua, pasar ini peninggalan zaman Belanda,” kata pedagang saat ditemui di Pasar Jatinom.

Kondisi Pasar Jatinom memang memprihatinkan karena banyak yang rusak. Bagian los tidak terawat karena atap, tiang dan lantai sudah rusak.

Pasar ini hanya ramai pada saat pasaran Legi saja. Sedangkan hari biasa hanya beberapa pedagang saja yang berjualan di los. (sol)