PDI Perjuangan DIY Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

309
Bambang Praswanto menyerahkan tokoh wayang Puntodewa ke dalang Ki Aneng Kuswantoro , didampingi anggota DPR RI, Idham Samawi. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Beragam kegiatan mengisi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45  PDI Perjuangan, salah satunya pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.

“Pergelaran wayang kulit dengan lakon Sesaji Raja Suya menjadi satu agenda rangkaian peringatan HUT ke-45 PDI Perjuangan,” ungkap Bambang Praswanto, Ketua DPD PDI Perjuangan DIY dalam rilisnya, Jumat (12/01/2018).

Pertunjukan wayang dengan dalang Ki Aneng Kuswantoro MSn kali ini dimeriahkan bintang tamu Marwoto, Yati Pesek, Rio Srundeng serta Mas Novi. Hal ini sekaligus menjadi bagian wujud kepedulian pada seni tradisi dan sesuai dengan tema besar nasional, Pancasila sebagai Bintang Penuntun Indonesia.

Menjelang pementasan, Bambang Praswanto menyerahkan tokoh wayang Puntodewa ke dalang Ki Aneng seraya menjelaskan sosok ini meski badannya kecil berhasil memperoleh kepercayaan saudaranya sampai 100 orang turut bergotong royong.

Baca Juga :  Vertical Run Bisa Jadi Ikon Baru Yogyakarta

“Lewat pentas wayang ini,  kita ingin bersama-sama, pesan besarnya adalah bergotong membangun negara dan bangsa yang adil makmur berdasarkan Pancasila. Tontonan wayang itu banyak tuntunannya,” kata Bambang Praswanto.

Selain wayang, kegiatan HUT juga diisi sarasehan kebangsaan, mujahadahan maupun kegiatan lomba menggambar untuk anak-anak.

Bertepatan dengan peringatan HUT PDI Perjuangan pada 10 Januari 2018 dilakukan pula peletakan batu pertama pembangunan kembali kantor DPD PDI Perjuangan DIY.

“Sesuai intruksi partai,  kita ingin jadikan kantor sebagai rumah aspirasi rakyat, dengan rangkaian acara perayaan bernuansa budaya dan religius seperti sarasehan, wayangan dan mujahadahan selain acara seremonial,” kata Bambang Praswanto. (sol)